Berita

Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan di HUT PAN/Net

Politik

Di HUT PAN, Jokowi Sebut Ada Pihak Yang Terusik Jika Dilakukan Perubahan Besar

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan mengejutkan disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberi sambutan secara virtual di acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 PAN. Jokowi menyebut ada sejumlah pihak yang terusik jika perubahan besar terjadi di negeri ini.

Mereka terusik, kata Jokowi, adalah yang sudah lama menikmati zona nyaman, baik secara ekonomi maupun status.

“Reformasi sekarang ini tidak mudah, karena sudah terlalu banyak orang yang menikmati situasi yang enak dan nyaman, secara ekonomi maupun status. Sehingga merasa terusik jika dilakukan perubahan," ujar Jokowi dalam sebuah video yang dipertontokan di area puncak HUT ke-22 PAN di Jalan Amil No.7, Jakarta Selatan, Minggu (23/8).


Namun demikian, Jokowi tidak gentar melakukan perubahan. Dia memastikan bahwa semua ruang kompetisi akan dibuka lebar untuk semua bidang. Dengan begitu, Indonesia bisa tumbuh menjadi bangsa yang memiliki daya saing tinggi.

"Kita ambil peluang krisis ini untuk melakukan lompatan, kesempatan mengejar ketertinggalan kita di saat negara maju mengalami kemunduran. Kesempatan membenahi berbagai kelemahan fundamental," paparnya.

Oleh sebab itu, Jokowi mengajak seluruh kader PAN untuk bersama pemerintah bergerak serentak mendobrak semua tantangan dan melakukan langkah perbaikan secara luar biasa.

"Saya percaya PAN sejalan dengan semangat pemerintah yang sedang dijalankan. Kita lakukan lompatan kemajuan untuk menuju Indonesia maju yang kita cita-citakan," tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya