Berita

Bapaslon Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) bakal tantang Gibran-Teguh di Pilkada Solo 2020/RMOLJateng

Politik

Lolos Verifikasi KPU, Inilah Calon Penantang Gibran Di Pilkada Solo 2020

MINGGU, 23 AGUSTUS 2020 | 04:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDI Perjuangan dan sejumlah partai lainnya dipastikan akan mendapat lawan  di Pilkada Solo 2020.

Ya, pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), menjadi bakal calon independen yang siap bersaing untuk jadi Walikota dan Wakil Walikota Solo.

Mereka sudah kantongi tiket untuk mendaftar di KPU Solo sebagai pasangan calon dalam Pilkada Solo, Desember mendatang.


Mendapat dukungan relawan Tikus Pithi Hanata Baris yang tergabung dalam koalisi rakyat, pasangan ini telah lolos verifikasi faktual syarat dukungan melalui jalur perseorangan.

Bagyo mengatakan, siap untuk melawan paslon yang diusung partai pemilik kursi terbanyak di DPRD, PDI Perjuangan, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dalam Pilkada Solo 2020 mendatang.

”Kami sangat siap. Dan setelah ini kita langung lakukan konsolidasi dengan relawan Tikus Pithi Hanata Baris dan menggalang koalisi rakyat," jelas Bagyo, Sabtu (22/8), dilansir Kantor Berita RMOLJateng.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surakarta, Jawa Tengah, memutuskan bakal calon pasangan jalur perseorangan, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo), lolos verifikasi faktual (verfak).

Ketua KPU Solo, Nurul Sutarti mengatakan, Bapaslon Bagyo Wahyono-FX Soepardjo memiliki jumlah dukungan 38 ribu lebih. Artinya sudah melebihi syarat minimal dukungan dan sebaran di masing-masing Kecamatan.

Syarat minimal dukungan yang ditetapkan KPU Solo adalah 35.870. Sedangkan hasil verifikasi tahap awal dan perbaikan sudah melebihi 38.831 syarat dukungan.

"Artinya Bapaslon Bajo dapat melakukan pendaftaran sebagai pasangan calon dalam Pilwalkot Solo pada 4-6 September 2020," pungkas Nurul.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya