Berita

Suhara Manullang/Net

Nusantara

Klaster Baru Covid-19 Di Tengerang Selatan Dari Kalangan Guru

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 | 15:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menghadapi era new normal di masa pandemik Covid-19 ini, masyarakat sudah diberikan kelonggaran untuk beraktivitas. Dengan catatan mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Di era new normal ini, masyarakat juga kapan saja bisa tertular Covid-19. Hal itu ditandakan munculnya cluster penyebaran Covid-19 diberbagai lingkungan perkantoran, pemerintahan maupun pendidikan.

Di Tangerang Selatan, klaster penyebaran Covid-19 kini sudah merambah ke lingkup pendidikan atau ke sekolah.


Rumah Lawan Covid-19 yang didirikan Pemerintah Kota Tangsel guna mengkarantina pasien reaktif maupun terkonfirmasi Covid-19, kini telah menerima belasan guru yang reaktif Covid-19.

Hal itu dikatakan, Koordinator Rumah Lawan Covid-19, Suhara Manullang.

"Sekarang sudah dimulai cluster ada di Tangsel, itu klaster pendidikan tapi bukan murid tapi ke guru dan dosen. Lebih dari 10 orang," ucap Suhara, dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Sabtu (22/8).

Diketahui, meski pembelajaran masih menggunakan sistem daring atau jarak jauh. Tetapi, para guru tetap berada di sekolah dan terjadi interaksi dengan guru-guru lain.

"Ya berartikan berinteraksi itu. Seidealnya protokol kesehatan kelalaian dan kekhilafan itu akan selalu ada di manusia. Konsekuensi tadi, kita siap tertular siapapun. Di Rumah Lawan Covid-19 sudah mewakili semua loh pemuka agama ada, pemerintahan ada, pejabat ada, TNI ada. Sekarang ini jadi perhatian sekolah-sekolah," bebernya.

Lanjut Suhara, ada beberapa faktor cluster di lingkup pendidikan Tangsel. Faktor yang pertama yakni, adanya pelonggaran sehingga terjadi interaksi.

"Yang kedua adalah episentrum Tangsel ini dengan Jakarta kan dekat dan banyak juga yang kerja di Jakarta. Kemudian secara ekonomi juga ke Jakarta kan gitu, banyaklah bisnis di Jakarta," jelasnya.

"Jadi pada saat terjadi cluster yang ada itu ya karena hal itu. Nah dimulai dari klaster perusahaan, nah sekarang sudah dimulai cluster ada di Tangsel itu klaster pendidikan," imbuhnya.

Dengan adanya klaster-klaster penyebaran Covid-19, Suhara juga berharap agar masyarakat tidak menganggap Covid-19 itu sebuah rekayasa atau konspirasi.

"Ya PSBB itu kan satu perangkat yang bisa dicabut kapan, bisa diteruskan dengan pelonggaran-pelonggaran. Bahkan sekarang lebih kepada untuk ya masa pakai masker aja harus di PSBB kan, nah ini harus seimbang. Jangan juga masyarakat akhirnya menganggap Covid ini konspirasi, rekayasa, halusinasi, (Covid-19) ada itu di depan kita," kata Suhara.

Bahkan, ia menilai kasus terkonfirmasi sudah mulai melonjak di rumah sakit.

"Nah sekarang mulai ada lonjakan, beberapa rumah sakit sudah mulai penuh, ini yang kita saling menyadarkan itu," pungkas Suhara.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya