Berita

Pabglima TNI Hadi Tjahjanto bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Hadi Tjahjanto Masuk, Prabowo Sepertinya Tak Keberatan Digeser Dari Menhan Jadi Mentan

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 | 07:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Isu perombakan kabinet berhembus semakin kencang. Terbaru, informasi yang diperoleh Indonesia Police Watch (IPW), sebanyak 11 hingga 18 menteri bakal dirotasi.

Disebutkan, reshuffle kabinet dilakukan pasca pergantian Panglima TNI. Pasalnya, Marsekal Hadi Tjahjanto disebut-sebut bakal masuk ke dalam jajaran kabinet.

Yang menarik, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang telah ditunjuk sebagai leading sektor guna membangun food estate, dalam reshuffle nanti kemungkinan besar bakal digeser posisinya sebagai Menteri Pertanian.


Analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, isu reshuffle kabinet selalu menarik untuk dicermati. Namun, publik tidak pernah tahu apakah ini hanya akan terus menjadi isu atau memang berakhir dengan adanya reshuffle.

Soal nama Prabowo, jelas Iwel Sastra, sejak awal isu ini bergulir, Ketua Umum Partai Gerindra itu selalu disebut termasuk yang dirotasi dari Menhan menjadi Mentan.

"Apabila Presiden Joko Widodo memang berniat menarik Marsekal Hadi Tjahjanto masuk kabinet selepas menjadi Panglima TNI, kemungkinan Prabowo digeser menjadi Menteri Pertanian sangat besar. Alasannya, posisi yang pas untuk Hadi adalah menteri pertahanan," ucapnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (22/8).

Adapun Prabowo, lanjut Iwel Sastra, sepertinya tidak akan keberatan dipindah dari Menhan menjadi Mentan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya