Berita

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri saat membuka Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDIP gelombang pertama secara daring/Repro

Politik

Tidak Sebut Nama Ganjar, Megawati Puji Kinerja Risma Dan Azwar Anas Di Depan Kader Banteng

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 19:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menjadi role model kepemimpinan dan success stories kader PDIP karena dianggap mampu membawa perubahan di daerah masing-masing dan melindungi rakyatnya.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri saat membuka Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDIP gelombang pertama melalui telekonferensi, Jumat (21/8).

"Banyak sekali pemimpin-pemimpin yang tidak saya bisa sebutkan satu per satu yang keberhasilannya sangat luar biasa. Seperti, kalau boleh saya sebut mencari Ibu Risma. Menurut saya, itu menjadi beban bagi saya. Luar biasa dedikasinya menjadikan Kota Surabaya sebuah kota yang sekarang juga sudah terkenal di dunia," kata Megawati.


Putri Proklamator RI Bung Karno itu menyebutkan saat Risma menjabat mampu menurunkan suhu udara Kota Surabaya menjadi dua derajat celcius. Kebijakan Risma itu sangat pro lingkungan hidup yang menjadi isu teraktual di dunia.

"Bukan main-main, suatu pekerjaan yang luar biasa," tegas Megawati.

Selain Risma, sosok lain yang menurutnya sangat sulit untuk dicari yakni Azwar Anas. Sebab, ia dianggap mampu membawa kemajuan di Banyuwangi. Kepemimpinan Anas mampu membawa Banyuwangi sebagai kota dengan destinasi wisata yang luar biasa.

"Dan hal-hal seperti ini, tergantung dari pemimpinnya. Kalau pimpinannya mau bergerak dengan rakyat, berjuang dengan rakyat, mempunyai inspirasi sangat kreatif, maka pasti akan memungkinkan untuk dapat lalu dilihat rakyat, dicintai rakyat, dan rakyat pasti akan memilih," demikian Megawati.

Dari contoh tole model kader PDIP itu, Megawati tidak menyebutkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang belakangan ramai di sejumlah lembaga survei potensial menjadi calon presiden di Pilpres 2024.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya