Berita

Ilustrasi Pilkada 2020/RMOL

Politik

Bansos Covid-19 Rawan Ditunggangi Kampanye Terselubung

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 18:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kondisi pandemik Covid-19 di hampir seluruh wilayah Indonesia termasuk yang akan menggelar Pilkada 2020 dinilai rawan terjadi money politic. Hal tersebut bisa dimanfaatkan oknum calon Kepala Daerah (Cakada) dengan berbalut bantuan sosial (Bansos).

Guna mengantisipasi praktik money politic terjadi dalam perhelatan Pilkada Serentak 2020 di 8 daerah di Jawa Barat, Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat terus menyerukan sanksi pidana bagi pelaku politik uang.

“Jadi ada ancaman bagi setiap orang, artinya itu berlaku pada pemberi dan penerima,” kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (21/8).


Zaki menjelaskan, ancaman hukuman tersebut tertuang dalam UU 10/2016 Pasal 187A tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Dikatakan Zaki, pihaknya secara masif berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten dan Kota untuk memberikan peringatan kepada seluruh pihak yang terlibat. Pasalnya, praktik politik uang bisa menyasar banyak pihak.

Dalam kondisi pandemik, Bawaslu Jabar terus mengawasi indikasi adanya penyimpangan Bansos untuk kepentingan kampanye terselubung. Misalnya, anggaran dari pemerintah untuk bansos tetapi digunakan kepentingan pribadi dalam artian kampanye terselubung.

“Mulai dari pemilih mau pun pihak penyelenggara, terutama penyelenggara pada praktik pencalonan kepala daerah,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya