Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Sandiaga Uno/Net

Politik

Pengamat: Jika Prabowo Digeser, Gerindra Akan Minta Tambah Dan Sandi Yang Berpeluang Masuk

JUMAT, 21 AGUSTUS 2020 | 09:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Sandiaga Uno dinilai berpeluang masuk dalam kabinet jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle dalam waktu dekat.

Peluang itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menanggapi bocoran yang diterima presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane tentang perombakan kabinet.

Di mana salah satu informasi itu menyebut bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan digesert dari Menteri Pertahanan ke Menteri Pertanian. Sementara Sandi disebut berpeluang digaet Jokowi.


"Jika Sandi masuk bisa saja. Karena Prabowo digeser ke kementerian lain," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesat lalu, Jumat (21/8).

Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, peluang Sandiaga Uno masuk kabinet bisa terjadi lantaran Gerindra meminta tambahan jatah menteri sebagai buntut pergeseran posisi Prabowo.

"Jadi minta jatah tambahan menteri. Sandi bisa masuk dari jatah penambahan menteri Gerindra," kata Ujang Komarudin. 

Meski begitu, laniut Ujang, hal-hal seperti ini diprediksi akan terjadi apabila pernyataan Presidium IPW benar bahwa Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet di 11 hingga 18 kementerian. 

"Info dari IPW kan bisa benar dan bisa tidak. Bisa iya. Dan bisa juga berubah nantinya," tandasnya. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya