Berita

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP, Megawati SOekarnoputri/Net

Politik

Kesulitan Ambil Alih PDIP, Jokowi Bisa Saja Bikin Partai Sendiri

KAMIS, 20 AGUSTUS 2020 | 19:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Regenerasi yang digaungkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai sama sekali tak membuka peluang bagi Presiden Joko Widodo untuk meneruskan kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

Menurut Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, isu Jokowi menjadi Ketum PDIP terlalu jauh. Ada beberapa ganjalan yang harus dihadapi mantan Gubernur DKI Jakarta itu, salah satunya Puan Maharani.

“Menurut saya sih kayaknya masih jauh. Kemungkinan saya kepada Mbak Puan, pilihan saya (sebagai Ketum PDIP). Kemungkinan kepada Pak Jokowi itu masih sangat jauh,” kata HNW dalam acara ‘Ngobrol Bareng Bang Ruslan’ secara virtual, Kamis (20/8).


Alih-alih meneruskan Mega, HNW justru berpandangan ada potensi untuk membuat partai baru. Namun hal itu bisa dilakukan Jokowi juga bisa meninggalkan warisan yang dikenang masyarakat di akhir kepemimpinannya nanti.

“Malah justru Pak Jokowi bikin partai sendiri. Itu suatu hal yang mungkin kalau beliau punya legacy sukses sebagai presiden. Ketika di periode kedua beliau sukses dan dirasakan rakyat Indonesia, beliau mempunyai posisi politik yang sangat kokoh untuk kemudian bikin parpol sendiri,” bebernya.

“Kalau di periode kedua ini kinerja beliau lebih buruk, atau hanya sama saja dengan yang pertama, tentu legacy beliau tidak cukup kuat untuk bikin parpol sendiri,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya