Berita

Cover buku Caste: The Origins Of Our Discontents/Net

Jaya Suprana

Masalah Kasta Di Amerika Serikat

KAMIS, 20 AGUSTUS 2020 | 07:21 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PENERIMA anugrah Pullitzer, Isabel Wilkerson menulis buku Caste : The Origins of Our Discontents yang menghebohkan dengan pernyataan bahwa Nazi Jerman belajar dari sistem kasta Amerika Serikat untuk melakukan politik rasisme terhadap kaum Yahudi.

Istilah caste yang di dalam bahasa Indonesia kasta berasal dari peradaban India. Makna kasta dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah golongan (tingkat atau derajat) manusia dalam masyarakat beragama Hindu yang terbagi menjadi kasta brahmana, kestria, waisya, paria dan sudra.

Warna


Di dalam masyarakat Hindu dikenal sistem warna sebagai sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan profesi yang ditekuni, bakat dan keahlian yang dikuasai. Pada perkembangannya, sistem warna dari agama Hindu ini sering diselewengkan oleh para penguasa feodal dan para pengikutnya untuk melanggengkan pengaruh politisnya di masyarakat.

Sistem warna yang merupakan pengelompokan orang berdasarkan tugas dan kewajiban yang dijalankan di dalam kehidupan bermasyarakat berubah menjadi tingkatan-tingkatan yang membedakan derajat seseorang berdasarkan keturunan. Ide dasar dari sistem ini, yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan profesi dan keahlian, sering atau bahkan terabaikan sama sekali.

Tingkatan-tingkatan kelas inilah yang kemudian disebut dengan kasta.

Indonesia


Di Indonesia, sistem kasta dipandang kontroversial mulai dari yang pro menganggap kasta adalah kenyataan kehidupan sosial umat manusia sampai yang anti menganggap kasta adalah warisan feudalisme maka harus dibasmi habis. Sistem kasta tidak selaras sila Keadilan Sosial Untuk Seluruh Indonesia.

Namun pada kenyataan secara sadar mau pun tidak sadar hadir sistem kasta terutama pada alam pelayanan kesehatan. Sudah dianggap wajar bahwa pasien BPJS dilayani lebih buruk mutu ketimbang pasien non-BPJS.

Pelayanan rawat inap pada rumah sakit terbagi menjadi beberapa kelas yang pada hakikatnya eufemisme kasta. Kelas III tidak memperoleh pelayanan senyaman kelas II apalagi kelas I. Namun pasien kelas I juga pasti iri terhadap pelayanan kelas VIP apalagi VVIP.

Kasta di rumah sakit disesuaikan dengan jumlah uang yang dibayar oleh sang pasien. Protokol kepresidenan rumit menentukan tempat duduk bagi para hadirin upacara kepresidenan dengan sistem kasta berdasar jabatan dan status sosial. Nomor mobil kepemerintahan juga disusun berdasar kasta jabatan dimulai presiden dengan nomor 1.

Dewan Keamanan PBB memposisikan para anggotanya berdasar diskriminasi kasta sehingga negara-negara yang dianggap adhikuasa memiliki hak khusus yang tidak dimiliki negara-negara “biasa”.

Tempat duduk di gedung bioskop masa lalu ditentukan dengan sistem kasta di mana Kelas III dengan tafif paling murah diletakkan pada posisi terdepan disebut juga sebagai kelas kambing karena penonton harus menonton film di layar lebar dengan kepala mendongak yang jelas sangat tidak nyaman.

Kasta de facto ikut menentukan kepantasan siapa menikah dengan siapa bahkan siapa berteman dengan siapa. Pada kenyataan yang terjadi di panggung hukum seorang miskin yang mencuri ayam bisa dihukum lebih berat ketimbang seorang kaya yang korupsi triliunan rupiah yang bahkan tidak jarang malah sama sekali tidak dihukum.

Di panggung politik kekuasaan terutama pada masa pemilu, kasta pihak lawan diyakini lebih rendah. Pendek kata meski diakui atau tidak diakui serta suka atau tidak suka secara sedikit atau banyak sistem kasta memang menyelinap hadir di tengah kehidupan masyarakat Indonesia.

Amerika Serikat


Lain padang, lain belalang. Amerika Serikat menganut paham kasta berdasar ras berawal dari masa perbudakan. Meski secara konstitusional perbudakan sudah dilarang oleh Abraham Lincoln namun pada kenyataan masih ada negara bagian Amerika Serikat de facto menganut sistem kasta berdasar ras.

Di Alabama kaum non kulit-putih masih diperlakukan beda ketimbang di New York. Suasana rasisme di Birmingham tidak sama dengan San Fransisco.

Di bawah kepresidenan Donald Trump yang memberhalakan apa yang disebut sebagai The White Supremacy sistem kasta berdasar ras mengalami masa kebangkitan kembali.

Pembunuhan George Floyd merupakan fakta bahwa sistem kasta berdasar ras masih hadir di persada Amerika Serikat masa kini. Pada hakikatnya Amerika Serikat didirikan oleh kaum pendatang yang berjaya menggusur bahkan membantai kaum pribumi yang lebih dahulu bermukim di benua yang kemudian disebut sebagai Amerika.

Sampai masa kini masyarakat Asia masih dipandang sebelah mata oleh sebagian (tidak semua) masyarakat yang menganut paham White Supremacy.

Sementara ada pula warga AS keturunan Asia merasa memiliki posisi kasta lebih tinggi ketimbang warga AS keturunan Afrika. Bahwa Barrack Obama bisa terpilih menjadi presiden dianggap sebagai anugrah mujizat oleh sesama ras dengan Obama namun dianggap musibah kecelakaan oleh warga kulit putih yang bersyukur alhamdullilah Ketika Donald Trump terpilih menjadi presiden Amerika Serikat.

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

UPDATE

Banjir, Macet, dan Kemiskinan di Jakarta Mendesak Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:07

Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

Senin, 23 Februari 2026 | 05:39

Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 | 05:28

Penakluk Raksasa

Senin, 23 Februari 2026 | 05:13

Kisah Tragis Utsman bin Affan: 40 Hari Pengepungan, Satu Mushaf Berdarah

Senin, 23 Februari 2026 | 04:26

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

Senin, 23 Februari 2026 | 04:10

Prabowo Tak Beruntung terkait Tarif Trump

Senin, 23 Februari 2026 | 04:05

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Tembok Ratapan Solo Jadi Potret Wajah Kekuasaan Jokowi yang Memudar

Senin, 23 Februari 2026 | 03:27

Persib Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0

Senin, 23 Februari 2026 | 03:00

Selengkapnya