Berita

Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu/Net

Politik

Masinton Pasaribu: Indonesia Tidak Karam, Tapi Sedang Melaju

RABU, 19 AGUSTUS 2020 | 08:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bahtera Indonesia tidak sedang menuju karam, tapi sedang melaju menghadapi ombak. Begitu kira-kira yang hendak disampaikan politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (18/8).

“Jadi kalau ada yang bilang ini mau karam, saya rasa ini 75 tahun ini kita sedang melaju,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPR RI ini kemudian bercerita mengenai risalah Bung Karno mencapai Indonesia merdeka di tahun 1930-an. Dalam catatan Bung Karno, Indonesia merdeka itu adalah bebas dari segala bentuk penjajahan masa kini.


“Beliau sudah mengingatkan bahwa negara merdeka kelak itu jangan hanya menjadi penyuplai bahan baku industri dasar, kemudian negara merdeka kelak itu bukan hanya menjadi pasar dari negara-negara industri maju, dan negara merdeka kelak itu bukan hanya penyedia tenaga kerja murah,” katanya.

Sementara dalam Konferensi Asia Afrika tahun 1955 di Bandung, Bung Karno mengatakan bahwa sebuah negara dikatakan merdeka jika terbebas dengan adanya praktik neo kolonialisme dan imperalisme.

Menurutnya, dalam 75 tahun Indonesia merdeka atau sejak Presiden Joko Widodo yang diusung dari PDIP memimpin negeri ini, masyarakat merasakan dampak positif dari pembangunan.

“Lima tahun kemarin, Pak Jokowi dan Pak JK menurut saya dan juga masyarakat Indonesia mulai merasakan dampak dari langkah-langkah program pembangunan, dan sekarang Pak Jokowi bersama KH. Maruf Amin,” ucapnya.

“Nah, langkah-langkah ini tentu kita lihat langkah yang memang benar-benar bisa terukur, langkah yang bisa langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat baik itu dalam situasi krisis saat inipun,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya