Berita

Ilustrasi Pilkada Serentak 2020/RMOLNetwork

Politik

Pilbup Bandung Berpotensi Dihiasi Isu Agama, Program Kerja Paslon Harus Jadi Referensi Utama

SELASA, 18 AGUSTUS 2020 | 16:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kontestasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Bandung 2020 yang hanya menyisakan waktu sekitar empat bulan lagi, diprediksi akan diwarnai isu agama.

Begitu prediksi dari pemerhati politik dan kebijakan publik sekaligus sesepuh di Kabupaten Bandung, Tavinur S Ramadhani.

Dari pengamatan Tavinur, setiap calon nanti akan mulai menampilkan dirinya begitu syari (Islami). Mereka akan berfoto dengan kiai, ulama atau ajengan di laman-laman medsos pribadi.


“Sebagai pemikat tersendiri para calon nanti juga akan menyambangi (kediaman) habib, kiai, atau ulama, untuk sekadar mohon restu. Begitu tradisinya,” ungkap Tavinur, dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Sebagai panduan penilaian pemilih terhadap para calon, Tavinur berharap publik menjadikan rencana dan program kerja yang disampaikan sebagai referensi utama dalam menentukan pilihan.

“Rakyat pun ikut aktif terjun mengawal dan memonitor sampai sejauh mana kampanye calon tentang rencana dan program kerja ini direalisasikan,” ucap Tevi sapaan Tavinur.

Jika kesadaran tersebut mulai dibangun, kata Tevi, bayang-bayang civil society yang tangguh mungkin dapat terpolakan. Untuk itu perlu kejernihan berpikir saat menentukan pilihan.

“Isu-isu strategis dan fundamental tentang bagaimana mensejahterakan rakyat dari sang calon, harus menjadi kriteria utama dalam menentukan pilihan,” pungkas Tevi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya