Berita

Ketua Umum Tim Penggerak PKK (TP PKK) Tri Tito Karnavian/Net

Politik

Laksanakan Arahan Presiden Jokowi, PKK Didukung IKAPTK Resmikan Serentak Gebrak Masker Se-Indonesia

SELASA, 18 AGUSTUS 2020 | 05:36 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Tim Penggerak PKK (TP PKK) Tri Tito Karnavian melepas secara resmi Tim “Gebrak Masker PKK” seluruh Indonesia untuk melakukan pembagian masker dan mengkampanyekan perilaku adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 kepada seluruh masyarakat di wilayah masing-masing.

Gebrak Masker sendiri merupakan inisiasi dari Tri Tito setelah Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar para kader PKK ikut terlibat langsung dalam pembagian masker di masyarakat.

Acara tersebut dilakukan secara virtual melalui zoom meeting dan ditayangkan melalui youtube IKAPTK pada Senin, (17/8).


Adapun Tim Gebrak Masker merupakan gabungan dari kader PKK dan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK).

Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian mengingatkan, pandemik Covid-19 telah mengubah aspek kehidupan, termasuk kebiasaan sehari-hari yang harus beradaptasi dengan kebiasaan baru.

“Kebiasaan baru yaitu kita harus mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga segala sesuatu yang berhubungan dengan orang lain sehingga kita tidak tertular," ujar Tri Tito dalam sambutannya.

"Dan segala bentuk yang merupakan proteksi diri harus kita jalani dengan disiplin semaksimal mungkin,” imbuhnya menambahkan.

Tri menyayangkan masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan meremehkan tentang penularan Covid-19 ini. Hal itu membuat angka penularan dan jumlah penderita Covid-19 terus bertambah.

Untuk itu, Tri meminta seluruh pihak untuk aktif bersama-sama dalam menurunkan tingkat penularan Covid-19 ini, termasuk seluruh kader PKK.
Menurutnya, kader PKK dikenal dengan militansinya.

“Kita PKK kader PKK sudah terkenal militannya. Bahwa saya tahu kader PKK di seluruh Indonesia bekerja keras dan tanpa pamrih dalam mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujar Tri.

Karena itu, Tri merasa senang atas kerja sama TP PKK dengan IKAPTK dalam ikhtiar membagikan masker dan sosialisasi protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru tersebut.

“Saya sangat gembira bahwa Bapak Ketua Umum IKAPTK telah berinisiatif mengajak kerja sama PKK dalam membagikan masker ini,” katanya.

Kerja sama ini, bagi dia sangat penting. Karena kegiatan pembagian masker juga harus dibarengi dengan sosialisasi yang optimal. Yakni bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker.

Apalagi bila dilihat dari pengalaman selama ini banyak masyarakat yang memiliki masker, namun masih enggan memakainya dengan berbagai alasan, termasuk faktor ketidaknyamanan saat mengenakan masker.

“Pembagian masker mungkin saya pikir mudah karena kita hanya menyediakan tenaga saja, kemudian kita turun ke lapangan door to door membagikan. Dan itu bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun sulitnya adalah mensosialisasikan bagaimana agar masker itu bisa dipakai. Bagaimana mereka bisa mengerti pentingnya masker itu,” jelasnya.

Untuk itu, Tri berharap kegiatan Gebrak Masker ini bukan hanya sebatas seremonial, namun benar-benar dilakukan di lapangan secara terus-menerus.

“Kegiatan bagi masker ini adalah kontribusi kita kepada negara. Yang hari ini mudah-mudahan sesuai dengan semangat 17 Agustus ini kita bersama-sama tidak putus asa dalam menghadapi Covid-19 dan terus semangat membagikan masker,” pungkas Tri.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya