Berita

Persiapan upacara kemerdekaan/Net

Politik

Upacara Di Istana Digelar Khidmat, Sederhana, Dan Patuh Protokol Kesehatan

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 | 09:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Republik Indonesia yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin pagi ini (17/8) hanya akan dihadiri sejumlah pejabat.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Sekretariat Negara Pratikno, upacara bendera merah putih yang akan digelar sesuai protokol kesehatan Covid-19 ini dipimpin oleh Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara.

"Upacara dilaksanakan secara sederhana dan khidmat. Sangat minimal dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19," bunyi isi Surat Edaran Mensesneg yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (17/8).


Dalam upacara ini, Ketua MPR Bambang Soesatyo akan membacakan teks proklamasi dan Menteri Agama Fachrul Razi menjadi pembaca doa.

Dalam keterangan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono disebutkan, Wakil Presiden Maruf Amin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jendral Idham Azis serta beberapa undangan yang terbatas untuk kalangan pejabat dan masyarakat akan hadir.

Sementara menteri, pimpinan lembaga negara atau instansi pusat, pimpinan tinggi madya atau sederajat, serta kepala daerah wajib mengikuti upacara ini secara virtual dari kantor masing-masing.

"Memang agak berbeda kali ini, di mana para menteri, gubernur, wali kota, dan bupati melakukan upacara masing-masing di kantornya masing-masing seperti biasa tahun lalu, tetapi menyesuaikan dengan kondisi Covid-19, artinya sangat terbatas," terang Heru dalam siaran pers yang diterima.

"Ditambah beliau-beliau ini wajib mengikuti upacara yang dilaksanakan di Istana. Jadi kalau kalimat sederhananya beliau dua kali melakukan upacara," sambungnya. 

Kemudian masyarakat bisa berpartisipasi mengikuti upacara secara virtual. Namun mereka yang berpartisipasi secara virtual sebelumnya telah mendaftarkan diri melalui laman Pandang Istana yang beralamat di https://pandangistana.setneg.go.id.

"Tahun lalu kami mengundang masyarakat di Istana bisa hadir secara fisik. Tahun ini kami siapkan undangan bagi masyarakat sebanyak 17.845 undangan untuk seluruh warga yang ingin menyaksikan langsung dari media elektronik," Heru Budi Hartono menambahkan. 

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya