Berita

Danjen Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa/Net

Pertahanan

Bicara Penanganan Terorisme, Danjen Kopassus: Tugas Kami Jelas Dan Tinggal Butuh Payung Hukum Saja

MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 | 21:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kemampuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai pasukan elite TNI tidak perlu diragukan. Ini dibuktikan dengan berbagai prestasi di dalam mau pun luar negeri yang ditorehkan.

Kopassus sendiri memiliki kemampuan yang luar biasa seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan antiteror. Ini yang menjadikan Kopassus disegani dunia internasional.

"Kami Kopassus dilahirkan dan dibesarkan dan dididik oleh negara. Tugas kita sudah jelas. Kami butuh payung hukum itu saja," demikian cuplikan wawancara Danjen Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa seperti yang dikutip redaksi melalui YouTube channel Puspen TNI, Minggu (16/8).


Ia melanjutkan dengan menceritakan saat Kopassus melakukan operasi dan penanganan terorisme.

Setelah dibedah, dari 1.000 pelaku teror yang berasal dari kelompok ISIS, fakta mengejutkan dari informasi intelijen menemukan sebanyak 686 berasal dari orang Indonesia.

"Beberapa pasukan khusus sampaikan bahwa itu operasi yang paling berat karena operasi pembebasan sandera di hutan tropis itu jarang yang berhasil. Kami sampaikan 50:50 keberhasilannya. Tapi Indonesia, TNI bisa menyelesaikan tugas itu," ungkapnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya