Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Istimewa

Nusantara

Ridwan Kamil Minta Anggota DPRD Tak Mengunjungi Wilayah Berstatus Zona Merah

MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 | 04:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyarankan Ketua DPRD Jabar, Taufik Hidayat, untuk mengimbau setiap anggotanya menghindari wilayah yang berzona merah saat lakukan kunjungan kerja.

“Pak Ketua DPRD mohon diberikan panduan agar anggota dewan dalam berkegiatan sosialisasi dan kunjungan kerja bisa diberi pengertian untuk tidak mendatangi lokasi-lokasi kerjanya yang masuk atau mendekati zona merah,” ucap Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu (15/8).

Emil, sapaan akrabnya menduga, kasus Covid-19 yang berada di DPRD Jabar terjadi seusai jam pulang kantor. Mengingat, di masa adapatasi kebiasaan baru (AKB) ini mobilitas warga tidak bisa dikontrol.


“Ini dugaan kita datang dari mobilitas sepulang kantor. Jadi kami mendapati kesimpulan bukan di gedungnya sebagai sumber penyebaran Covid-nya, tapi lebih kepada di masa AKB ini kan mobilitas tidak dibatasi sehingga mau pegawai Gedung Sate, mau pegawai di DPRD, pulang ngantor kan punya pola kegiatan yang kita tidak bisa kontrol,” ungkapnya.

Emil menyebut, jika kasus Covid-19 yang terjadi di Gedung DPRD Jabar masuk ke dalam klaster perkantoran.

“Jadi lebih bijak menyebut klaster perkantoran, karena tidak spesifik sumbernya datang dari satu peristiwa. Bisa datang dari satu orang, bisa datang dari banyak orang, itu menurut kita berbeda dengan awal awal Covid-19 yang klasternya itu lebih spesifik,” katanya.

Untuk itu, Emil pun mengimbau seluruh warga Jawa Barat agar selalu menerapakan 3M (menjaga jarak, memakai masker, dan menghindari kerumunan) di mana pun berada.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya