Berita

Bobby Nasution mengagumi konsep Universal Design yang dirancang bisa membantu aktivitas para difable/RMOLSumut

Politik

Terinspirasi Kaum Tunanetra, Bobby Nasution Untuk Bangun Kota Medan Dengan Konsep ‘Universal Design’

MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 | 04:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal Calon Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendukung dan mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan pelatihan pendidikan di masa pandemik Covid-19 kepada anak-anak disabilitas netra.

Kegiatan yang dilaksanakan YPD Dwituna Harapan Baru ini bekerjasama dengan Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia), beberapa waktu lalu.

Menurut penggagas #KolaborasiMedanBerkah ini, konsep yang dibuat sebagai upaya memberikan pemahaman protokoler kesehatan, penggunaan teknologi online ini sangat bagus. Karena pandemik Covid-19, sangat berdampak pada berlangsungnya proses pendidikan terutama anak-anak dengan disabilitas.


“Panitia, Marylin dan Lindawaty yang juga merupakan penyandang tunanetra, mampu memikirkan langkah terbaik agar anak-anak disabilitas bisa mendapatkan pendidikan di tengah pandemik Covid-19. Tentu sangat kita apresiasi,” ucap Bobby, dilansir Kantor Berita RMOLSumut.

Wakil Ketua BPP HIPMI ini juga kagum dengan gedung sekolah berkonsep Universal Design yang digawangi Marilyn dan kawan-kawan.

“Gedung mereka yang baru sangat bagus, karena sesuai dengan Universal Design yang bisa mengakomodir kebutuhan teman-teman difable,” tuturnya.

Bobby menambahkan, konsep desain ruang yang dibuat Marilyn cukup baik, bermanfaat, sesuai dengan kebutuhan. Ke depan, Bobby akan membangun kota Medan dengan mengacu pada tata ruang Universal Design yang bermanfaat bagi semua usia baik anak-anak, dewasa, lanjut usia (lansia), dan difable.

Sementara itu, Marilyn Lievani menjelaskan, kegiatan yang digawangi dia dan teman-teman dari Dwituna Harapan Baru serta Pertuni menargetkan para anak tunanetra, anak dengan orangtua tunanetra, dan para orangtua dengan anak tunanetra.

“Kami berterima kasih atas dukungan Bang Bobby untuk keberlangsungan kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Semoga bermanfaat bagi semuanya,” ucap penggagas Yayasan Pendidikan Dwituna Harapan Baru yang merupakan yayasan pendidikan nirlaba ini.

Menurut Marilyn, kegiatan dilakukan berangkat dari semangat melayani para tunanetra.

“Demi mendukung dan menindaklanjuti imbauan pemerintah untuk berdamai dengan pandemik Covid19 dalam memasuki masa New Normal, maka kami menganggap perlu untuk melakukan kegiatan ini,” pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya