Berita

Lelang sepeda Brompton bertanda tangan Sandiaga Uno dan Jusuf Kalla/Net

Politik

Cerita Lelang Brompton Bertanda Tangan Sandiaga Yang Dimenangkan Istrinya Sendiri

JUMAT, 14 AGUSTUS 2020 | 22:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Lelang sepeda Brompton bertanda tangan mantan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla dan Sandiaga Salahuddin Uno beberapa waktu lalu dimenangkan oleh Nur Asia Uno, istri Sandiaga.

Nur Asia Uno memenangkan lelang sepeda buatan London, Inggris dalam acara lelang amal yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta, Selasa lalu (11/8).

Mpok Nur, begitu dia akrab disapa, memang turut menjadi salah satu peserta lelang bersama ratusan pehobi sepeda dan berbagai kalangan. Mpok Nur membawa pulang sepeda itu setelah menang dengan harga yang fantastis, yakni Rp 200 juta.


Sebelum terjual, panitia bersama Sandiaga Uno melakukan proses lelang. Lelang Sepeda tersebut dibuka dengan harga Rp 150 juta atau tiga kali lipat dari harga sepeda tersebut.

Dalam proses lelang tersebut, Mpok Nur tiba-tiba menelepon Sandiaga lalu menyatakan siap membeli dengan harga Rp200 juta.

"Penelepon misterius yang menawar Rp 200 juta dan penelepon itu adalah Mama Online Nur Asia," kata Sandiaga menceritakan.

Ia pun merasa bersyukur dengan keputusan istrinya yang mengikuti lelang dan memenangkannya. Diakui, uang untuk menebus lelang bukan sengaja diberikan Sandiaga.

"Alhamdulillah uang yang ditabung dari suaminya dipakai untuk beramal. Makin cinta deh sama first lope-ku," sambungnya.

Dilihat dari jenis sepeda yang dilelang tersebut merupakan Brompton berwarna jingga bertipe S2L yang ditaksir memiliki harga sekitar Rp 30 juta-an.

Sementara itu, dilansir dari laman @palangmerah_indonesia Uang tersebut nantinya akan disalurkan untuk bantuan kemanusian oleh PMI Jakarta.

"Hasil lelang sepeda tersebut tembus hingga Rp 200 juta yang dimenangkan oleh Nur Sandiaga Uno, di mana hasilnya akan didonasikan untuk giat kemanusiaan melalui PMI DKI Jakarta," tulis akun Instagram Palang Merah Indonesia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya