Berita

Ilustrasi Asuransi Jiwasraya/Net

Hukum

Penyitaan Aset Kasus Jiwasraya Kembali Diprotes Saksi

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 23:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penyitaan sejumlah aset entitas usaha maupun rekening efek dalam kasus Asuransi Jiwasraya dikritisi. Sebab banyak aset yang disita Korps Adhiyaksa yang diduga tidak berkaitan dengan kasus tersebut.

“Dari kesaksian Ibu Susanti Hidayat (Dirut PT IIKP) terungkap, Kejaksaan melakukan penyitaan terhadap aset yang tidak terkait dengan Jiwasraya,” kata penasihat hukum terdakwa Heru Hidayat, Kresna Hutauruk usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu malam (12/8).

Menurut Kresna, penyitaan aset IIKP sebanyak 29 sertifikat tanah keliru, tidak masuk akal dan sangat ceroboh. Pasalnya, tempus delicti kejadian yang didakwa oleh Kejaksaan berlangsung dari tahun 2008-2018. Sementara 29 sertifikat  bidang tanah milik IIKP diperoleh sebelum tahun 2008.


“Kenapa 29 sertifikat tanah milik IIKP ini disita, padahal tanah-tanah tersebut diperoleh sebelum 2008 yang merupakan awal dari tempus perkara yang didakwakan ini," tuturnya.

Kresna juga menyinggung persidangan sebelumnya dengan menghadirkan saksi Nie Swe Hoa yang mengajukan keberataan atas penyitaan rekening saham miliknya senilai Rp 20 miliar karena dinilai tidak terkait dengan perkara Asuransi Jiwasraya.

"Padahal, rekening saham yang disita itu milik pribadinya yang tidak ada hubungan dengan Jiwasraya," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya