Berita

Wakil Ketua Badan Legislatif DPR RI dari Fraksi Nasdem, Willy Aditya/Net

Politik

Pimpinan Baleg Sudah Dengarkan Hasil Pembahasan Tripartit Soal RUU Cipta Kerja

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 23:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah serikat buruh dan DPR sepakat membentuk tim khusus untuk membahas omnibus law RUU Cipta Kerja. Pembahasan secara intensif akan dilakukan mulai 18 Agustus 2020 mendatang.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Willy Aditya mengatakan, saat ini masih ada 2.000 daftar inventarisasi masalah (DIM) dalam RUU Cipta Kerja yang sedang dibahas.

"Masih ada 2.000 DIM yang secara substansial akan dibahas," kata Willy, Kamis (13/8).


Willy menjelaskan, saat ini Baleg DPR masih membahas DIM dalam Bab III tentang Peningkatan Ekosistem Investasi dan Kegiatan Berusaha. Total dalam RUU sapu jagat ini ada 15 bab yang harus dibahas.

"Bab III ini porsi paling banyak dan pembahasan masih kita lakukan," sambung politisi Nasdem ini.

Pimpinan Baleg pun telah diundang Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk mendengar pemaparan hasil pembahasan Tim Tripartit yang terdiri atas Kemenaker, perwakilan buruh, dan perwakilan pengusaha yang telah merampungkan pembahasan RUU Cipta Kerja.

"Kemarin Pimpinan Baleg diundang Kemenaker untuk memaparkan hasil tripartit mereka. Pimpinan meminta itu disempurnakan, ada beberapa hal yang perlu didalami," tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya