Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP, Arsul Sani saat berada di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

PPP-Demokrat Kawin Di 23 Daerah, Tapi Belum Klop Banget

KAMIS, 13 AGUSTUS 2020 | 02:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrat sepakat berkoalisi di 23 daerah pada gelaran Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP, Arsul Sani menyatakan, 23 daerah itu sudah resmi berkoalisi dengan Demokrat. Namun, masih ada beberapa daerah lainnya yang masih proses koalisi.

"Kami saat ini ada paling tidak 23 daerah yang sudah bersama dengan Demokrat dan ada beberapa daerah yang sedang dalam proses, belum klop banget, tapi menuju koalisi. Itu tadi kita bicarakan," ujar Arsul Sani di Kantor DPP PPP kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).


Kendati begitu, Arsul tidak merinci 23 daerah yang sudah sejalan bersama partai berlambang mercy di Pilkada nanti. Ia hanya menyebut di antara 23 daerah itu ada Sulawesi Tengah dan Jambi.

"Yang sudah selesai Pilgub Sulawesi Tengah, kami sama-sama Demokrat. Kemudian, kebanyakan Pilgub dan Pilwakot lah, ada yang belum selesai dengan Partai Demokrat, misalnya siapa yang mau kita usung di Pilgub Jambi itu belum final," tuturnya.

Saat di singgung Pilwalkot Medan, Arsul menyatakan PPP belum ada keputusan akan berlabuh ke calon tertentu.

"Saya enggak inget persis di PPP belum diputuskan soal kota Medan. Medan belum putuskan karena belum ada usulan dari bawahnya. Pilkada di PPP itu kita modelnya tidak top down, tidak perintah dari atas 'eh kau dukung A atau si B', tapi kita menunggu usulan dari bawahnya apa gitu loh," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya