Berita

Mukernas daring PP KAMMI/RMOL

Politik

KAMMI Gelar Mukernas Daring Dengan Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 22:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional pada tanggal 18-23 Agustus 2020.

Mukernas yang awalnya direncanakan secara tatap muka, akhirnya diputuskan digelar secara daring melalui telekonferensi.

"Pada saat kondisi pandemik ini, gerakan KAMMI dalam aktivitasnya harus bisa menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada. Mesin KAMMI harus terus bergerak dan agenda-agenda rutin harus tetap berjalan," kata Pjs Ketua Umum PP KAMMI Susanto Triyogo dalam konferensi persnya, Selasa (11/8) melalui telekonferensi yang juga diikuti oleh para Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah KAMMI.


Menurut Susanto, Mukernas daring yang nantinya juga dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional ini mengambil tema "Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia".

"Tema 'Selamatkan Cita-cita Kemerdekaan Indonesia' yang juga menjadi fokus dari Bidang Kebijakan Publik saudara Abdussalam. Sejumlah tokoh nasional sudah terkonfirmasi hadir. Nantinya mereka akan berdialog dan memberikan pikiran-pikiran positif kepada kami di tengah situasi bangsa yang dilanda pandemik," kata Susanto.

Sementara itu Kabid Humas PP KAMMI Ali Hasibuan menyebut Mukernas KAMMI yang digelar secara daring menghadapi sejumlah tantangan.

"Ada sejumlah tantangan yang harus kami jawab, salah satunya seperti zona waktu yang berbeda-beda mengingat peserta dari seluruh Indonesia. Tapi kami optimis Mukernas akan berjalan lancar dengan persiapan matang panitia yang diketuai oleh saudara Arjun Fatahillah," katanya.

Ada enam hal yang menjadi fokus dari gerakan "Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia" yakni, pertama Selamatkan Indonesia dari oligarki ekonomi; kedua, selamatkan masa depan demokrasi Indonesia dan ketiga, selamatkan ideologi bangsa.

Fokus bidang lain menyelamatkan Indonesia dari krisis ekonomi,  kelima menyelamatkan Indonesia dari mafia hukum dan terakhir menyelamatkan pendidikan dan generasi muda Indonesia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya