Berita

Ilustrasi

Jaya Suprana

Mahavihara Nalanda

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 19:46 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PADA masa pageblug corona, Sekolah Tinggi Agama Buddha Nalanda di Jakarta ikut aktif menyelenggarakan berbagai upaya menanggulangi corona dengan jamu sebagai mahakarya kebudayaan kesehatan bangsa Indonesia. STAB Nalanda merupakan sebuah perguruan tinggi didirikan oleh masyarakat Buddha Indonesia. STAB Nalanda  memiliki saudara (sangat) tua yang berada di persada India.

Mahaviahra

Mahavihara Nalanda di India didirikan pada masa Siddharta Gautama sebagai pendiri Buddhisme dan Mahavira sebagai pendiri Jainisme. Di samping sebagai biara, Nalanda merupakan lembaga pendidikan dilengkapi asrama sebagai pemukiman para pengajar dan pembelajar tertua di dunia.


Menurut dokumen kuno yang ditemukan di Tibet, sang mahafilosof Buddhisme, Nagarjuna sempat menuntut ilmu dan mengajar di Gurukula (perguruan tinggi) Mahavihara Nalanda.

Pada masa kekuasaan Harshavardhana (abad VII) para musafir cendekiawan China seperti Faxian, Xuanzang, Yizing berziarah bahkan bermukim di Nalanda kemudian menulis banyak hal mengenai kehidupan spiritual dan intelektual di Nalanda. Mahavihara Nalanda terus berkembang pada masa dinasti Pala abad VIII sd XII sehingga juga tersohor sebagai sentra seni pahat batu dan perungu.

Gaya seni-pahat batu warisan peradaban Nalanda dapat disimak di candi Borobudur.  Setelah invasi kaum Mogul merangsek masuk ke Bihar, India sekitar tahun 1200, Nalanda dibumihanguskan maka ditinggalkan oleh para biarawan dan cendekiawan yang bermukim di Mahavihara  Nalanda. Pada tahun 2016 reruntuhan Nalanda diproklamirkan oleh UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia.  

Nalanda International University

Di India masa kini, masyarakat Buddhisme di seluruh dunia bersatu untuk mendirikan kompleks baru Nalanda International University  di Bihar di atas lahan seluas lebih dari 400 acres dengan perlengkapan serba mutakhir ramah lingkungan. Sayang, angkara murka corona juga berdampak terhadap pembangunan Universitas Nalanda Internasional.

Proses pembangunan ragawi terhambat bukan akibat kesulitan finansial yang memperoleh dukungan dari masyarakat mancanegara pemerhati peradaban dan kebudayaan Buddhisme namun akibat protokol kesehatan pada masa pageblug Corona memustahilkan pembangunan dilakukan secara massal tanpa social dan physical distancing.

Maka panitia pembangunan Universitas Nalanda Internasional untuk sementara ini terpaksa memaklumatkan sebuah keputusan mirip penundaan Olimpiade 2020 bahwa peresmian Universitas Nalanda Internasional dengan berat hati terpaksa ditunda sampai Desember 2021.

Penulis adalah pembelajar peradaban dunia

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya