Berita

Ketum Demokrat, AHY (kanan) bersama Ketum PPP Suharso Monoarfa/RMOL

Politik

AHY Ungkap Kebersamaan Pilkada Dengan PPP Di 23 Daerah

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 18:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan antara Ketua Umum Partai Demorkat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa membahas sejumlah isu taktis dan strategis kedua partai. Salah satunya juga membahas pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

AHY mengatakan, ada banyak kesamaan pandangan dan sikap politik Demokrat dan PPP pada gelaran Pilkada. Sedikitnya tercatat 23 daerah yang melangsungkan Pilkada Demokrat dan PPP berkoalisi.  

"Ada beberapa kebersamaan Partai Demokrat dengan PPP dalam Pilkada 2020 ini ada 23 paling tidak kebersamaan kami," ujar AHY saat jumpa pers bersama Soeharso Monoarfa di Kantor PPP, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).   


Selain itu, AHY juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama PPP membahas sejumlah isu strategis lainnya seperti UU Kepemiluan. Ini merupakan spirit reformasi birokrasi yang terus digalakkan oleh Demokrat dan PPP.

"Bagaimana kita mempersiapkan UU Pemilu ke depan. Ini tentu kita ingin demokrasi kita tetap tumbuh tidak dipaksanakan. Apalagi dipaksakan secara tidak alami, secara tidak natural, memangkas representasi masyarakat Indonesia yang jumlahnya besar dan sangat majemuk," ucap AHY.

Lebih jauh daripada itu, putra sulung Presiden keenam RI ini menyatakan Demokrat dan PPP banyak memiliki kesamaan cara pandang dalam berbagai hal menyangkut isu-isu kebangsaan termasuk politik praktis.

"PPP dan Demorkat memiliki banyak kesamaan cara pandang, mudah-mudahan kita bisa, perjuangan terus di parlemen maupun di ruang-ruang publik lainnya," tuturnya.

"Partai Demokrat terbuka dan sangat ingin bisa semakin membangun komuniaksi sinergi dan kolaborasi untuk berbagai hal dan isu kebangsaan ke depan," demikian AHY.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya