Berita

Putusan DPP PDIP mengusung Bobby Nasution-Aulia Rahman bikin kader PDIP Kota Medan saling 'berbalas pantun'/RMOLSumut

Politik

Forum Eksponen 98 PDIP Tolak Bobby-Aulia, PAC PDIP Medan Timur: Hormati Putusan Pimpinan Partai

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 15:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penolakan sejumlah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tergabung dalam Forum Eksponen 98 PDIP terhadap pencalonan Bobby Nasution-Aulia Rahman di Pilkada Medan 2020 mendapat tanggapan dari kader PDI Perjuangan Kota Medan lainnya.

“Kami meminta seluruh kader dan rekan-rekan juang PDI Perjuangan di Kota Medan untuk menjaga, menghormati, dan melindungi keputusan pimpinan partai,” ujar Wakil Ketua PAC PDIP Medan Timur, Ruth Pulisa Barus, merespons penolakan tersebut, Rabu (12/8).

“Memenangkan Bobby-Aulia Rahman itu bukan sekadar untuk keduanya. Tapi untuk memenangkan keputusan partai. Ini yang harus dipahami seluruh kader,” kata salah satu kandidat Ketua PAC Medan Timur ini, dilansir Kantor Berita RMOLSumut.


Menurut Ruth Pulisa, keputusan DPP PDIP mendukung Bobby-Aulia di Pilkada Medan lebih melihat kepentingan bangsa dan negara, khususnya pembangunan Kota Medan ke depannya.

“Pimpinan partai melihatnya secara universal. Karena budaya politik di Indonesia adalah guyub, ngumpul, dan kompromi. Tentunya seluruh partai politik pendukung pemerintah harus berbagi peran untuk pembangunan Indonesia. Medan adalah salah satunya,” imbuh Ruth Pulisa.

Perempuan energik yang disapa Lisa ini menilai kader yang menolak keputusan DPP PDIP terkait pencalonan Bobby-Aulia tidak memahami kepemimpinan dalam partai politik. Karenanya, seluruh kader yang tidak mematuhi keputusan partai harus belajar ulang.

Sekadar info, PDI Perjuangan sendiri saat ini terus melakukan konsolidasi untuk melakukan restrukturisasi kepemimpinan di tingkatan anak ranting, ranting, dan pimpinan anak cabang (PAC).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya