Berita

Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar/Net

Dunia

Marah Dua Tentaranya Tewas Dalam Serangan Udara Ankara, Irak Batalkan Kunjungan Menhan Turki

RABU, 12 AGUSTUS 2020 | 09:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Irak telah mengumumkan pihaknya membatalkan kunjungan Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar yang direncanakan akan pergi ke Baghdad pada Kamis (13/8), besok.

"Kami mengumumkan pembatalan kunjungan Menteri Pertahanan Turki ke Irak yang dijadwalkan pada Kamis," ujar Kementerian Luar Negeri Irak, mengutip Sputnik.

Pembatalan dilakukan setelah pesawat tanpa awak Turki menyerang wilayah Irak di Sidekan, Provinsi Erbil dan menewaskan dua tentara penjaga perbatasannya pada Selasa (11/8).


Sementara itu, berdasarkan siaran TV Al Sumaria, ada lima prajurit Irak yang meninggal, bersama dengan 10 anggota Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Pemerintah Irak sendiri sudah mengutuk serangan tersebut dan mengecamnya karena Turki telah melanggar kedaulatan, hukum internaisonal, dan Piagam PBB. Lebih lanjut, pemerintah Irak juga memanggil Dutabesar Turki di Baghdad.  

"Kementerian Luar Negeri akan memanggil duta besar Turki dan memberinya catatan protes sehubungan dengan serangan itu," tambah kementerian.

Selama ini, Ankara sangat gencar memerangi PKK, yang mengupayakan pembentukan otonomi Kurdi di Turki. Turki juga telah mengklasifikasikan PKK sebagai organisasi teroris sejak awal 1980-an.

Pada 2013, PKK dan Turki menandatangani gencatan senjata. Kendati begitu, kesepakatan tersebut runtuh pada 2015 setelah Turki mengatakan, militan PKK telah melakukan beberapa serangan teror.

Pangkalan PKK sendiri banyak terletak di Irak bagian utara. Di sana mereka secara teratur diserang oleh Turki, baik menggunakan serangan militer darat maupun udara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya