Berita

Prabowo Subianto dan Maruf Amin/Net

Politik

Saiful Anam: Maruf Amin Harus Hati-Hati Dengan Wacana Pergantian Wakil Presiden

SELASA, 11 AGUSTUS 2020 | 18:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Presiden Maruf Amin diharapkan untuk berhati-hati lantaran isu pergantiannya bisa menimbulkan sesuatu yang justru bisa jadi mengancam jiwanya.

Begitu kata Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menanggapi isu yang tengah ramai di media sosial soal Prabowo Subianto yang terpilih kembali menjadi Ketua Umum Partai Gerindra akan menggantikan Maruf Amin sebagai Wapres.

"Pertanyaannya ini kok sudah ada kasak kusuk Prabowo ingin menggantikan Ma'ruf Amin? Tentu sangat sensitif sekali," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/8).


"Ini kan sama halnya berharap agar Maruf Amin segera meninggal dunia, mengundurkan diri, diberhentikan atau telah dianggap tidak dapat melakukan kewajiban selama ini?" imbuhnya.

Sehingga kata Saiful, Maruf Amin harus berhati-hati lantaran pihak-pihak tertentu akan melakukan sesuatu agar isu tersebut terlaksana.

Saiful pun mengingatkan agar Maruf Amin juga berhati-hati dengan cara seperti yang dialami oleh Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo yang diduga dicovidkan usai berkunjung ke Istana Negara.

"Maruf Amin harus hati-hati, bisa jadi ia lalu dicovidkan untuk memuluskan oknum tertentu yang berkeinginan menggantikan posisi wapres," pungkas Saiful.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya