Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gunung Rushmore/Net

Dunia

Dekati Gubernur Kristi Noem, Donald Trump Ingin Wajahnya Terukir Di Gunung Rushmore

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 10:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang pejabat Gedung Putih secara diam-diam melakukan pendekatan dengan Gubernur South Dakota, Kristi Noem, terkait kemungkinan mengukir wajah Presiden Donald Trump di Gunung Rushmore.

Dari laporan New York Times yang dimuat kembali The Telegraph pada Senin (10/8), seorang pejabat Gedung Putih yang tidak disebutkan namanya pada tahun lalu mengajukan pertanyaan terkait cara agar seorang presiden bisa menambahkan wajahnya di jajaran monumen bersejarah tersebut.

Jauh sebelumnya, Trump juga mengungkapkan harapannya agar dirinya bisa ditambahkan ke dalam jajaran wajah-wajah presiden AS di Gunung Rushmore.


Harapan tersebut Trump sampaikan ketika bertemu dengan Noem di Oval Office pada 2017. Pada saat itu, Noem menganggap pernyataan Trump hanyalah guyonan semata.

"Dia berkata, 'Kristi, ayo ke sini. Jabat tangan saya'. Saya menjabat tangannya, dan berkata, 'Tuan Presiden, Anda harus datang ke South Dakota kapan-kapan. Kami memiliki Gunung Rushmore'," ujar Noem menceritakan pertemuannya dengan Trump pada 2018.

"Dan dia berkata, 'Tahukah kamu bahwa mimpiku adalah mengukir wajahku di Gunubg Rushmore?'. Saya tertawa. Dia tidak tertawa, jadi dia benar-benar serius," lanjut Noem.

Pada bulan lalu, ketika Trump berkunjung ke Gunung Rushmore, Noem kemudian memberi Trump replika setinggi empat kaki dengan wajahnya. Para warga net sendiri mengkritik hal tersebut.

Seorang anggota kongres Partai Demokrat dari California, Eric Swalwell, dalam akun Twitter-nya menyarankan agar wajah Trump diukir di Konfederasi di Stone Mountain, Georgia.

Di Gunung Rushmore sendiri, hanya ada empat wajah presiden AS yang terukir. Di antaranya adalah George Washington, Thomas Jefferson, Abraham Lincoln dan Theodore Roosevelt. Wajah mereka diabadikan dalam patung besar pada 1941 dan membutuhkan waktu 14 tahun untuk membuatnya.

Keinginan Trump untuk menambah wajahnya di gunung tersebut tampaknya akan sangat sulit mengingat kurangnya lahan bebatuan yang bisa digunakan untuk mengukir wajah lainnya.
Gedung Rushmore sendiri merupakan ikon kebesaran Presiden AS. Monumen tersebut pada dasarnya merupakan milik federal, dan bukan negara bagian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya