Berita

Mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno saat debat kandidat Pilpres 2019 lalu/Net

Politik

Peluang Sandi Tarung Di 2024 Masih Terbuka Asal Sigap Galang Dukungan Parpol

SENIN, 10 AGUSTUS 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno maju di Pilpres 2024 tetap terbuka, meskipun Prabowo Subianto kembali menjadi ketua umum Partai Gerindra.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengurai bahwa konstelasi politik 2024 merupakan ajang politik bagi kalangan tokoh muda.

"Peluang Sandiaga 2024 tetap terbuka, sama seperti peluangnya di 2019. 2024 akan menjadi pertarungan generasi baru," ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (10/8).


Pengamat politik jebolan Universitas Telkom ini mengatakan Sandiaga Uno akan tetap bisa maju Pilpres 2024 dengan tantangan yang tidak gampang.

Pasalnya, tokoh-tokoh muda seperti Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hingga Mendagri Tito Karnavian, akan menjadi lawan Sandiaga Uno jika maju Pilpres 2024.

"Sandiaga bisa saja semakin kesulitan karena parpol miliki banyak pilihan. Kali ini, dia perlu lebih awal menggalang dukungan, terutama parpol, bagaimanapun parpol miliki kekuasaan untuk memilih," tuturnya.

"Jika Sandiaga bukan tokoh dengan pengikut yang signifikan, setidaknya dia masih sanggup menyuplai kebutuhan finansial untuk kampanye," demikian Dedi Kurnia Syah. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya