Berita

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong/Net

Dunia

Pidato Kemerdekaan, PM Lee Hsien Loong Ajak Warga Singapura Bersatu Lawan Covid-19

MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 | 14:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tepat pada hari ini, Minggu (9/8), Singapura memperingati Hari Nasionalnya. Di mana pada 1965, Singapura berhasil memisahkan diri dari Malaysia.  

Melalui pidato Hari Nasionalnya, Perdana Menteri Lee Hsien Loong meminta warga Singpura untuk lebih bersatu dalam menghadapi pandemik Covid-19. Ia menekankan, peningkatan kasus yang terjadi di sejumlah negara, bisa terjadi pada Singapura.

"Ini juga dapat terjadi pada kita, terlepas dari semua tindakan pencegahan kita. Krisis masih jauh dari selesai," ujarnya seperti dikutip dari CNA.


Menurut perkiraan Lee, masih membutuhkan waktu satu hingga dua tahun hingga akhirnya vaksin Covid-19 yang efektif bisa tersedia secara luas.

"Sampai saat itu, kita harus tetap menjaga kewaspadaan dan ketetapan hati kita, untuk menjaga diri, orang yang kita cintai, dan tetangga kita semua aman," sambungnya.

Lee menekankan, warga Singapura harus tangguh dalam menghadapi kemerosotan ekonomi yang parah karena pembatasan akibat pandemik Covid-19.

Dalam pesannya, ia mengingatkan bahwa krisis ini bukan pertama kalinya bagi Singapura. Negara kecil di Asia Tenggara tersebut juga sudah mengalami krisis yang hampir sama buruknya, mulai dari krisis keuangan Asia 1997, krisis akibat serangan teror 11 September 2001, hingga krisis keuangan global pada 2007.

Untuk itu, Lee yakin Singapura bisa kembali melewati krisis karena pandemik Covid-19 dengan baik jika terus bekerja keras dan bersatu.

“Saya yakin kami akan melalui krisis saat ini juga, meski mungkin butuh waktu lebih lama. Kita semua harus melakukan bagian kita, tetapi tidak satupun dari kita akan sendirian," pesannya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya