Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy/Net

Dunia

Dituding Ikut Campur Dalam Pemilu AS 2020, Presiden Zelenskiy: Reputasi Ukraina Lebih Berharga

MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 | 09:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy menegaskan pihaknya tidak pernah ikut campur dalam pemilihan umum negara yang berdaulat, apalagi Amerika Serikat (AS).

Bahkan, ia mengatakan, keamanan nasional Ukraina adalah dengan menghindari politik internal AS, terutama pemilihan presiden.

"Ukraina belum dan tidak akan membiarkan dirinya mencampuri pemilu dan merusak kepercayaan serta kemitraan tulus dengan AS," cuit Zelenskiy dalam akun Twitter-nya pada Sabtu malam (8/8).


"Tidak pernah, dalam keadaan apapun, (Ukraina) mencampuri pemilu berdaualat negara lain," sambungnya, melansir Reuters.

Zelenskiy kemudian mengimbau agar para politisi Ukraina menghindari tindakan apapun yang dapat dikaitkan dengan pemilu AS, termasuk untuk mencoba menyelesaikan masalah pribadi, politik, dan bisnis.

"Reputasi Ukraina jauh lebih berharga daripada reputasi politisi kami manapun," tekannya.

Zelenskiy adalah seorang mantan komedian berusia 42 tahun. Ia memenangkan pemilu pada tahun lalu.

Baru setahun menjabat sebagai presiden, ia harus menghadapi persoalan yang rumit terkait dengan pemakzulan Presiden Donald Trump. Trump dianggap berhasil menekan Ukraina untuk melakukan menyelidikan terhadap saingannya dari Partai Demokrat, Joe Biden terkait kasus korupsi.

Dalam sebuah laporan intelijen baru-baru ini juga disebutkan, politisi Ukraina pro-Rusia telah bertemu dengan pengacara Trump untuk membocorkan kelemahan Biden.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya