Berita

Ilustrasi

Jaya Suprana

Angkamologi Dua

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 22:49 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

PADA deretan angka, 2 menduduki posisi ke dua setelah 1. Angka 2 merupakan satu-satunya angka prima yang genap sebab lain-lainnya selalu ganjil.

Jumlah mata saya dua. Lubang hidung dua meski hidung cuma satu. Telinga dua. Tangan dua dan kaki dua. Payudara dua demikian pula puting. Paru-paru dan ginjal berjumlah dua maka layak dipertanyakan kenapa ginjal tidak disebut ginjal-ginjal.

Dalam lagu Burung Kakatua, gigi nenek atau kakek tinggal dua meski lazimnya malah nihil. Sila ke dua dalam Pancasila adalah Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Bendera Indonesia disebut dwiwarna sebab berwarna dua: merah dan putih.


Tuhan menciptakan dua manusia pertama di Taman Firdaus yaitu Adam dan Hawa. Setelah turun ke dunia, mereka memiliki dua anak yaitu Kain dan Habil. Ketika Tuhan menciptakan air bah maka Nuh ditugaskan membangun sebuah perahu besar untuk menampung segenap jenis satwa masing-masing dua.

Berpasangan hidup dua orang disebut bigami. Suka kepada kedua jenis kelamin disebut biseksual. Bimoli merek minyak goreng. Dua jari lazimnya digunakan sebagai lambang kemenangan= victory atau pose bergaya yang paling kerap digunakan pada saat berfoto.

Perusahaan MLM menggunakan konsep sistem binary bertumpu pada 2 angka. Mirip komputer. Di dalam geometrika, dua titik dihubungkan dengan garis. Menarik adalah dalam aritmetika ternyata hasil 2+2 sama dengan hasil 2X2 yaitu 4. Tetapi 2:2=1 sementara 2-2=0.

Makin membingungkan jika saya menggunakan kalkulator untuk menghitung akar 16 maka keluar angka 4 lalu akar 4 = 2 namun akar 2 ternyata 1.4142135 sementara 1.4142135 dikalikan dirinya sendiri bukan 2 tetapi 1.999999998. Padahal akar 4 = 2 dan 2 dikalikan diri sendiri kembali menjadi 4.  

Akar 81 = 9 ; akar 9 = 3 tapi akar 3 = 1.7320508 dikalikan diri sendiri = 2.9999999 padahal akar 9 = 3 dan 3 dikalikan dirinya sendiri kembali menjadi 9.

Ada dua kemungkinan kenapa bisa begitu. Pertama kalkulator saya rusak. Kedua mungkin dua mata saya rabun maka keliru membaca angka di layar kaca kalkulator saya yang mungil. Terus terang saya masih bingung namun tidak berani tanya agar tidak ketahuan bahwa saya goblok.

Mahamatematikawan Swiss, Leonhard Euler pada abad XVIII menggubah rumus garis + bidang - sudut  = 2  yang berlaku pada setiap bentuk tiga dimensi yang disebut polyhedron sampai dengan naskah ini ditulis belum ada yang mampu membuktikannya sebagai tidak benar. Mungkin anda mampu?  

Jumlah sumpit dua, jika cuma satu maka dalam bahasa Jawa disebut cutik. Pasangan kekasih yang selalu bermesraan disebut dua sejoli. Bernyanyi berdua disebut duet. Dua orang saling menembak disebut duel. Kondisi lebih parah ketimbang babak-belur adalah dedel-duel. Bermesraan dengan istri atau suami orang lain disebut mendua. Istilah kiasan hamil adalah berbadan dua.

Apabila bayi yang dikandung ternyata berjumlah dua maka seharusnya disebut berbadan tiga. Hamil tiga bayi disebut berbadan empat. Dan seterusnya selalu setelah kata berbadan jumlah bayi ditambah satu untuk menentukan jumlah bayi yang dikandung. Namun pada kenyataan ternyata tidak begitu itu.

Penulis adalah pembelajar misteri angkamologi

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya