Berita

Situasi pasca ledakan dahsyat di Beirut, Lebanon/Net

Dunia

Rusia Kirim Lima Pesawat Bantuan Kemanusiaan Ke Lebanon, Bawa Rumah Sakit Keliling Hingga Pasokan Obat

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 17:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia mengirim lima pesawat dengan isi bantuan kemanusiaan ke Lebanon sebagai aksi solidaritas setelah Pelabuhan Beirut diguncang ledakan dahsyat pada Selasa (5/8) pukul 18.02 waktu setempat.

Kementerian Darurat Rusia pada Rabu (5/8) menyatakan, pesawat-pesawat tersebut berisi rumah sakit keliling, tim medis beserta peralatan dan pasokan obat-obatan.

"Semua tim medis yang dikirim dilengkapi oleh pakaian khusus dan alat pelindung mengingat situasi masih di tengah pandemik Covid-19," bunyi laporan yang dilansir Anadolu Agency.


Hingga saat ini, jumlah korban jiwa ledakan Beirut sudah mencapai 100 orang dengan lebih dari 4.000 lainnya terluka.

Dahsyatnya kerusakan yang diakibatkan oleh ledakan tersebut membuat pemerintah memberlakukan keadaan darurat selama dua pekan. Selain itu, Presiden Michel Aoun juga telah menyatakan waktu berkabung selama tiga hari.

Selain Rusia, berbagai negara juga telah menyatakan komitmen aksi solidaritas kemanusiaan atas ledakan di Beirut. Beberapa negara yang sudah dan akan mengirimkan bantuan di antaranya adalah Qatar, Irak, Kuwait, dan Turki.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya