Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Wabah Polio Akut Mengintai Anak-anak, Orangtua Harus Lebih Peka

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 08:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS) memberikan peringatan kepada para orangtua dan penyedia layanan kesehatan akan adanya kemungkinan munculnya wabah Acute Flaccid Myelitis (AFM) atau juga disebut polio akut.

Melalui pernyataan tertulisnya pada Selasa (4/8), CDC mengatakan, orangtua dan dokter harus lebih peka terhadap penyakit AFM pada anak selama empat bulan ke depan.

"(Misalnya) pada pasien dengan kelemahan tungkai tiba-tiba, terutama selama Agustus hingga November. Mengalami penyakit pernapasan atau demam baru-baru ini dan adanya sakit leher atau punggung, serta gejala neurologis apa pun. Mereka harus meningkatkan kekhawatiran," ujar CDC.


AFM merupakan penyakit neurologis yang menyebabkan kelumpuhan. Sejak 2014, wabah AFM muncul setiap dua tahun. Wabah terbesar terjadi pada 2018, ketika 238 orang di 42 negara mengidap penyakit tersebut dan hampir 95 persen di antaranya adalah anak-anak.

"Dokter anak dan layanan kesehatan harus siap untuk dengan cepat mengenali gejala AFM. Pengaturan waktu sangat penting dalam setiap langkah. Penanganan AFM yang cepat mengarah pada manajemen medis yang optimal," sambung CDC.

Walaupun hingga saat ini belum ada obat atau perawatan untuk AFM, namun diagnosis dini bisa meningkatkan efektivitas langkah-langkah seperti terapi fisik yang membantu korban mendapatkan kembali fungsi lengan dan kakinya yang lumpuh.

AFM adalah keadaan darurat medis dan pasien harus mencari perawatan medis segera, bahkan di daerah paling terdampak Covid-19 sekalipun, kata CDC.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya