Berita

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah/RMOLBanten

Nusantara

Tekan Penyebaran Corona, Walikota Tangerang Keluarkan Surat Edaran Ventilasi

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 03:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Seluruh area perkantoran yang ada di Kota Tangerang, baik instansi maupun swasta untuk dapat memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Demikian disampaikan Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Tangerang secara daring di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (3/8).

Fokus pembahasan dalam rapat tersebut adalah mengenai peningkatan kasus masyarakat positif Covid-19 di Kota Tangerang.


"Pemkot sudah siapkan surat edarannya dan secepatnya harus diaplikasikan. Salah satunya tentang ketersediaan ventilasi agar sirkulasi udara bisa berjalan,” ujar Arief seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

Arief juga mengimbau untuk menggunakan alat makan dan alat tulis sendiri.

"Rajin cuci tangan, jaga jarak dan jaga imunitas dengan berolahraga,” tambahnya.

Pemkot Tangerang, kata Arief, telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.3/1811-Bag.UM/2020 tertanggal 29 Juli 2020 tentang Penggunaan Ventilasi Yang Baik di Perkantoran dan Surat Edaran Nomor 443.1/1816- Bag.UM/2020 tertanggal 29 Juli 2020 tentang Penggunaan Ventilasi Yang Baik di Rumah.

"Harus sudah berlaku dan selalu dilaksanakan agar angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan,”  katanya.

Arief juga meminta agar seluruh ASN Pemkot Tangerang gencar dalam melakukan sosialisasi protokol pencegahan Covid-19 di masyarakat. Alasannya, saat ini semakin berkurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Jangan sampai lengah dan merasa sudah aman, karena faktanya masih ada yang terpapar Covid-19,” tukasnya.

Dalam rakor itu, sektor ketahanan pangan juga menjadi perhatian Pemkot Tangerang dimana akan dibentuk pusat-pusat pembibitan di tiap kecamatan dan kelurahan.

"Kita akan gunakan kantor-kantor kecamatan dan kelurahan untuk menjadi pusat pembibitan dengan memberdayakan para Kelompok Wanita Tani (KWT) kemudian akan disebarkan ke rumah-rumah warga untuk dikembangkan kembali," katanya.

"Diharapkan dari kegiatan tersebut, masyarakat dapat secara mandiri menghasilkan pangan sederhana seperti sayur mayur sehingga bisa sedikit mengurangi beban warga,” demikian Arief.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

RI Peringkat 18 Kasus Anti-Dumping, Kalah Agresif dari AS dan India

Selasa, 26 Mei 2026 | 18:19

Publik Diajak Terlibat Awasi Kualitas Makanan Lewat Aplikasi Reviu Pelaksanaan MBG

Selasa, 26 Mei 2026 | 18:04

Keluarga Terdakwa Kasus Pembunuhan di Pemalang Ngadu ke Legislator Nasdem

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52

Lembang Berpeluang Diserbu Wisatawan saat Long Weekend

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:33

Kemlu RI Rayakan Africa Day 2026 Lewat Laga Persahabatan Diplomatik

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:29

Sudah Bertransformasi, Penguatan Literasi Digital jadi Kunci Cegah TPPO

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:26

Salat Id di Prancis, Prabowo Cetak Sejarah

Selasa, 26 Mei 2026 | 17:22

RI-Thailand Perkuat Hubungan Bisnis dan Kerja Sama Hukum

Selasa, 26 Mei 2026 | 16:54

Haji Mabrur Jadi Duta Antikorupsi

Selasa, 26 Mei 2026 | 16:50

Prabowo Dijadwalkan Salat Iduladha Bersama Diaspora RI di Paris

Selasa, 26 Mei 2026 | 16:37

Selengkapnya