Berita

Persiapan uji akhir obat herbal Covid-19/Net

Kesehatan

LIPI Dan RSD Wisma Atlet Selesai Rekrut Subjek Terakhir Uji Klinis Obat Herbal Corona

SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 20:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Uji klinis obat herbal untuk infeksi virus corona baru atau Covid-19 yang dikerjakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Jakarta telah mencapai tahap akhir.

Masteria Yunolvisa Putra dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI menerangkan, tim peneliti di Wisma Atlet yang melakukan uji klinis untuk dua kandidat produk obat herbal corona telah mendapatkan subjek terakhir.

"Kemarin tim peneliti di Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, telah berhasil merekrut subyek penelitian terakhir, subyek ke-90," terang Yunolvisa Putra dalam keterangannya, Senin (3/8).


Untuk proses yang sudah dikerjakan LIPI, Yunolvisa Putra menyebutkan, sudah sebanyak 72 subyek yang telah selesai dilakukan uji klinis kandidat immunomodulator yang berasal dari tanaman herbal asli Indonesia.

Metode uji klinis kandidat imunomodulator dilakukan secara acak terkontrol tersamar ganda dengan pengobatan yang tidak berdampak (plasebo) untuk menjaga dari terjadinya bias pada penelitian.

"Terdapat dua produk uji dan satu plasebo yang diberikan secara acak dan merata kepada 90 subyek uji, sehingga terdapat 30 subyek uji untuk masing-masing kelompok," ucapnya.

Karena digunakan sistem blinding (acak) yang tersamar ganda, Yunolvisa mengatakan bahwa subyek dan juga peneliti tidak mengetahui produk uji klinis yang mana yang diberikan.

Namun ia memastikan, sistem blinding ini akan dibuka datanya setelah keseluruhan uji klinis obat terhadap subyek selesai.

"Direncanakan pada tanggal 16 Agustus sistem blinding ini sudah bisa dibuka untuk mengetahui data pasien yang sudah mendapatkan kontrol," tuturnya.

Adapun untuk dua produk yang dilakukan uji klinis ke 90 subyek terinfeksi corona antara lain Cordyceps Militaris dan kombinasi herbal yang terdiri dari rimpang jahe, meniran, sambiloto dan daun sembung.

Saat ini tim peneliti yang berasal dari LIPI, Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, dan tim dokter Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran tengah melakukan koleksi data yang akan dikirimkan ke BPOM selaku regulator.

"Seluruh tim peneliti memohon dukungan dari seluruh masyarakat agar uji klinis ini mendapatkan hasil yang menggembirakan sehingga dapat memberikan sumbangsih signifikan untuk penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia," demikian Yunolvisa.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya