Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Global

Erdogan Menelepon Jokowi

SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 06:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Minggu berbicara melalui telepon dengan para pemimpin negara-negara mayoritas Islam, seperti Kosovo, Afghanistan, dan juga Indonesia, dalam rangkaian ucapan selamat Idul Adha.

Direktorat Komunikasi Turki, Erdogan bertukar salam Idul Adha dengan Hashim Taci dari Kosovo, Ashraf Ghani di Afghanistan, dan Joko Widodo (Jokowi) di Indonesia, serta Anggota Bosniak dari Kepresidenan Bosnia dan Herzegovina Sefik Dzaferovic.

Para pemimpin menggarisbawahi komitmen mereka untuk meningkatkan hubungan bilateral dan memperkuat kerja sama dalam isu-isu regional, seperti dikutip dari AA, Minggu (2/8).


Saat menerima telepon dari Erdogan pada Minggu (2/8) sekitar pukul 16.00 WIB, Jokowi juga balas menyampaikan salam Idul Adha.

“Selamat Idul Adha kepada Yang Mulia Presiden Erdogan dan Ibu Emine, dan seluruh rakyat Turki. Saya doakan Yang Mulia selalu dalam keadaan sehat,” ucap Jokowi, seperti dikutip dari laman  Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Selain saling mengucapkan salam Idul Adha, Erdogan dan Jokowi juga membahas  kemungkinan kerja sama dalam penanganan Covid-19.
 
“Saya memahami, Turki berada dalam tahap lanjut untuk pengembangan vaksin. Saya senang mendengar kedua Menteri Riset dan Teknologi kita telah membahas kemungkinan kerja sama dalam hal ini,” ucap Jokowi.

Jokowi berharap ketika Erdogan melakukan kunjungan ke Indonesia, berbagai kerja sama konkrit bilateral yang tengah dibahas para menteri dari kedua negara dapat terrealisir.

“Saya harap dalam kunjungan Yang Mulia ke Indonesia, kita dapat meluncurkan proyek-proyek konkrit tersebut,” kata Jokowi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya