Berita

Koalisi Partai Non Parlemen (KPNP) Kabupaten Bandung/RMOLJabar

Politik

6 Partai Guram Sepakat Berkoalisi, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan Dapat Tambahan Dukungan

MINGGU, 02 AGUSTUS 2020 | 05:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan untuk paslon (pasangan calon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung 2020, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan, yang diusung oleh PKB-Partai Nasdem-Partai Demokrat terus mengalir.

Kali ini, Koalisi Partai Non Parlemen (KPNP) Kabupaten Bandung siap untuk ikut bahu membahu memenangkan Dadang-Sahrul di Pilbup Bandung 2020. Mereka terdiri dari Partai Hanura, PPP, Perindo, PBB, Partai Berkarya, dan Garuda.

Mewakili KPNP, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Bandung, Riyanto Basar Sulaksono menyebut, pada Rabu (29/7) pihaknya telah mengadakan rapat internal.


“Dalam rapat KPNP (6 parpol) menghasilkan secara lisan mendukung Dadang-Sahrul di Pilkada Kabupaten Bandung 9 Desember mendatang,” begitu disampaikan Riyanto saat dihubungi wartawan, Sabtu (1/8).

Hanya saja, lanjut Riyanto, dukungan itu belum dituangkan secara administratif atau di atas kertas dan belum ada tanda tangan kesepakatan. Rencananya dalam waktu dekat hal itu akan dilakukan KPNP.

“InsyaAllah kalau tidak ada halangan MoU (dukungan untuk Dadang-Sahrul diusung PKB-Nasdem-Demokrat) akan dilaksanakan pada saat deklarasi dan kami sedang menunggu konfirmasi selanjutnya,” imbuh dia, dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Menurutnya, ada alasan yang mendasari KPNP mendukung Dadang-Sahrul. Pertama, kesamaan platform KPNP dengan pasangan itu untuk melakukan perubahan situasi di Kabupaten Bandung ke arah yang lebih baik.

“(Alasan) yang kedua Kang DS (Dadang Supriatna) salah satu figur calon bupati yang memiliki komitmen terhadap penyelesaian persoalan di wilayah Kabupaten Bandung yang kini tengah dihadapi,” pungkas Riyanto.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya