Berita

Bakal calon Walikota Medan, Akhyar Nasution, dinilai masih akan dapat dukungan dari kader PDIP meski kini sudah berbaju Demokrat/RMOLSumut

Politik

Pilih Berbaju Demokrat, Akhyar Nasution Diyakini Masih Dapat Dukungan Kader PDIP Medan

MINGGU, 02 AGUSTUS 2020 | 02:09 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan kader PDI Perjuangan terhadap Akhyar Nasution diyakini masih sangat tinggi meski yang bersangkutan tidak diusung oleh PDIP untuk maju pada Pilkada Medan 2020.

Hal ini disampaikan Ketua Forum Eksponen 98 PDI Perjuangan Sumatera Utara, Gumana Lubis.

“Dari kekuatan dukungan partai PDIP, saya yakin 60 persen lebih dapat dia raih. Dan saya yakin kawan-kawan PAC se-Kota Medan masih mendukung beliau. Inilah yang mereka takutkan,” katanya kepada Kantor Berita RMOLSumut.


Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Johor ini menjelaskan, Akhyar Nasution merupakan sosok yang memiliki kapasitas baik dari organisasi partai mereka, organisasi kemasyarakatan, maupun jenjang karier pejabat DPRD hingga esekutif di Kota Medan.

Bukan hanya itu, secara pribadi, Akhyar Nasution menurutnya juga merupakan sosok pekerja keras dan sangat taat beragama.

“Potensi ilmu yang dimiliki dari sumber daya manusianya sangat jauh dari yang lain, karier itu juga yang membuatnya sangat dikenal di tengah masyarakat. Dia bukan dikenal karena numpang ketenaran dari yang lainnya,” tegas Gumana.

Diketahui, Akhyar Nasution didukung oleh Partai Demokrat untuk maju di Pilkada Medan 2020. Selain Partai Demokrat, PKS juga hampir dipastikan akan ikut berkoalisi untuk mendukung Plt Walikota Medan tersebut.

Dukungan dua partai ini sudah cukup untuk memenuhi syarat mendaftar di Pilkada Serentak 2020, di mana koalisi ini memiliki 11 kursi di DPRD Kota Medan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya