Berita

Ilustrasi Bareskrim Polri/Net

Hukum

Usai Tangkap Buronan Djoko Tjandra, Polri Harus Bongkar Mafia Hukum Tanpa Pandang Bulu

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 | 02:41 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis (PPJNA) 98 mengapresiasi langkah cepat Presiden Jokowi yang meemrintahkan Polri menangkap butonan kakap Djoko Tjandra.

Ketua Umum PPJNA 98, Anto Kusumayuda menyampaikan selamat atas keberhasilan menangkap buronan Kejagung yang selama 11 tahun terakhir kabur.

Meski demikian, PPJNA tambah Anto, mendesak Polri agar tidak melakukan kompromi untuk mengejar buronan penjahat kasus korupsi.


"Saatnya Bpk Presiden Jokowi bersama Kapolri dan jajaran terkait jangan kompromi tangkap semua buronan penjahat koruptor yang telah merampok uang negara.  Lawan mafia hukum dan lawan mafia hitam-bandit bandit yang telah merusak merampok harta kekayaan negara," demikian kata Anto, Jumat malam (31/7).

PPJNA, tambah Anto mendesak aparat kepolisian untuk mengungkap tuntas jaringan mafia hukum yang menjadi beking Djoko tjandra selama ini.

"Bongkar dan usut tuntas jaringan mafia hitam yang membekingi Djoko Tjandra, tindak tegas tanpa pandang bulu, adili sesuai hukum dan perundang undangan yang berlaku," demikian tandasnya.

Setelah dipulangkan dari Malaysia pada kamis malam (30/7), saat ini Djoko tjandra ditahan di Rumah Tahanan Salemba.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya