Berita

Azmi Abubakar melakukan pertemuan dengan sesama bacalon di Pilkada Tangsel 2020, Siti Nur Azizah/Istimewa

Politik

Dicampakkan PDIP Jelang Pilkada Tangsel, Azmi Abubakar: Tidak Semudah Itu Ferguso

JUMAT, 31 JULI 2020 | 09:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia  Banten Azmi Abubakar, bertemu dengan Bacalon Walikota Tangsel Siti Nur Azizah. Pertemuan kedua berlangsung di salah satu hotel, di Tangerang Selatan, Rabu malam (29/7).

Menarik menelitik langkah Azmi Abubakar setelah dicampakan PDIP yang lebih memilih keponakan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati, dari Partai Gerindra untuk maju berpasangan dengan Muhamad.

Muhamad sendiri sebelum deklarasi pasangan dirinya dengan Azmi terlihat cukup kompak. Hal itu dibuktikan dengan berbagai poster keduanya dengan pose foto yang sama pakai sorban merah dengan tagline "Tangsel Untuk Semua" yang menghiasi sudut-sudut kota di Tangerang Selatan.


Pascadeklarasi Muhamad-Saraswati, tagline "Tangsel Untuk Semua" pun menjadi masalah. Baik Azmi maupun Muhamad saling klaim kepemilikan tagline itu.

Terlepas dari itu semua, Azmi Abubakar tampaknya memendam kekecewaan terhadap PDIP yang awalnya mendukung dirinya. Bahkan diberitakan sebelumnya, Azmi sempat bertemu dengan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menceritakan kekecewaan yang disebutnya peristiwa politik karena posisinya digantikan keponakan Prabowo Subianto.

Azmi pun sempat beberapa kali menulis di status WA-nya dengan tanda isyarat "Tidak Semudah Itu Ferguso". Sebuah tanda keras yang hanya bisa dibaca para pemain sinetron dan sutradaranya.

Langkah taktis pun disiapkan Azmi salah satunya dengan bertemu putri Wapres Siti Nur Azizah, Rabu malam (29/7) lalu. Kepada Redaksi Kantor Berita RMOLBanten, Azmi secara diplomatis menyampaikan bahwa pertemuan itu sebagai silaturahmi politik.

"Dua anak kiai bertemu, menyamakan persepsi untuk Tangsel ke depan," kata Azmi.

"Diperhalus, membuka komunikasi politik," sambung Azmi.

Apa pun yang dilakukan Azmi ini, bisa dibilang sebagai isyarat politik. Bisa jadi Azmi merapat ke Azizah yang terlihat rapuh dari dukungan politik.

Walau berlebel putri Wapres, Siti Nur Azizah tidak cukup pintar untuk menggaet banyak partai, padahal kehadirannya sudah sangat jauh sekali.

Baru Demokrat yang memberikan dukungan resmi kepada Azizah. PKS yang digadang sebagai koalisi dengan Ruhamaben sebagai Bacalon wakil Azizah pun sampai saat ini belum memberikan rekomendasi secara resmi.

Bisa jadi Azmi pun akan berpasangan dengan Azizah. Mengingat masih ada beberapa partai yang belum memberikan dukungan resmi dukungan calon. Partai tersebut adalah PKB, PAN, dan PSI sendiri.

Pun jika tidak jadi sama Siti Nur Azizah, ketiga Parpol tersebut bisa membuat poros baru di Pilwakot Tangsel 2020. Karena syarat 10 kursi terpenuhi.

Kembali ke pertemuan Azmi dan Azizah. Bak gayung bersambut, Azizah terlihat semringah dengan mengeluarkan pujiannya kepada Azmi yang baru bertemu itu.

Dalam Facebook Siti Nurazizah Maruf, ia menulis kalimat:

Ada dua persamaan mendasar antara saya dengan Bro Azmi Abubakar.

Pertama, sebagai sesama keluarga ulama. Beliau merupakan putra Tgk Abubakar Bintang, tokoh Gayo di Tangsel, pendiri Pesantren Syech Abdurrauf Tangsel, sedangkan saya adalah puteri KH Maruf Amin.

Kedua, kami sama-sama menginginkan Tangsel harus berubah lebih maju, punya identitas lokal yang kuat, menghargai minoritas, dan berada dalam jalur kebangsaan yang sehat.

"Senang bertemu dengan pendiri Museum Peranakan Tionghoa di Tangsel, yang juga ketua PSI Banten ini," tulisnya.

Terlepas pujian dari putri wapres itu, Azmi dipastikan belum hilang dari peredaran setelah didepak dari Bacalon Wakil Walikota Tangsel.

Sebaliknya Bewok -biasa disapa ini- berpotensi menjadi komando kekuatan baru bisa di luar dinasti, membuat poros baru PSI-PKB-PAN. Atau bisa masuk ke lingkaran dinasti menggantikan Ruhamaben dari PKS.

"Tidak semudah itu Ferguso."  

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya