Berita

Ahli Epidemiologi dan Biostatistik FKM Universitas Indonesia, Pandu Riono/RMOL

Nusantara

Ahli Epidemiologi UI Prediksi Pemprov DKI Kembali Perpanjang PSBB Masa Transisi

KAMIS, 30 JULI 2020 | 13:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi fase I di Jakarta berakhir hari ini, Kamis (30/7).

Namun sejauh ini belum ada keputusan resmi dari Pemerintah Provinsi DKI terkait status PSBB.

Terkait hal ini, Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono memprediksi PSBB Jakarta akan kembali diperpanjang.


"PSBB pasti diperpanjang. Apakah transisinya dilanjutkan ke fase berikutnya, itu yang jadi persoalan ," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Kamis (30/7).

Menurut Pandu, opsi rem darurat yang selama ini sering disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sesungguhnya telah diterapkan.

Rem darurat tersebut digunakan dalam rangka tidak melanjutkan masa transisi ke fase berikutnya.

Dirinya pun menjelaskan, evaluasi yang selama ini dilakukan bukan untuk menentukan status dari PSBB. Melainkan untuk memastikan apakah Jakarta sudah bisa melanjutkan ke fase berikutnya atau belum.

"Kalau masih tidak memenuhi syarat, akan bertahan di transisi sekarang dan tidak dilanjutkan ke fase berikutnya," tegasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya