Berita

Anggota DPRD PKB, Fandi Akhmad Yani/RMOLJatim

Nusantara

Maju Pilbup Lewat Nasdem, PKB Copot Gus Yani Dari Jabatan Ketua DPRD Gresik

JUMAT, 24 JULI 2020 | 13:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memutuskan mencopot Fandi Akhmad Yani dari jabatan Ketua DPRD Gresik periode 2019-2024. Sebagai gantinya, DPP PKB mengusulkan Ketua Fraksi PKB Mochammad Abdul Qodir sebagai Ketua DPRD Gresik.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJatim, pencopotan dan pergantian itu mengacu Surat Keputusan (SK) DPP PKB Nomor 3013/DPP/01/VII/2020, tentang Penetapan Perubahan Unsur Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur Periode 2019-2024 dari Partai Kebangkitan Bangsa.

SK pergantian pimpinan DPRD Gresik ditanda tangani Ketua Umum DPP PKB A. Muhaimin Iskandar dan Sekjen M. Hasanuddin Wahid tertanggal 13 Juli 2020 yang salah satu butir menyebutkan Moch. Abdul Qadir sebagai Ketua DPRD Gresik menggantikan Fandi Akhmad Yani.


Sekretaris DPC PKB Gresik, Imron Rosyadi membenarkan bahwa SK DPP PKB tentang perubahan unsur pimpinan DPRD Gresik dari Fandi Akhmad Yani ke Moch. Abdul Qodir sudah turun.

“Ya benar, surat dari DPP PKB sudah turun, tinggal menunggu pelantikan. Jadi, sejak SK ditetapkan maka Moch Abdul Qodir jadi pengganti Ketua DPRD. Sehingga, surat Keputusan DPP PKB tentang penetapan H. Fandi Akhmad Yani sebagai pimpinan DPRD Gresik dinyatakan tidak berlaku lagi,” ujar Imron seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (24/7).

“Partai mencabut jabatan Ketua DPRD Fandi Akhmad Yani, karena jabatan ketua DPRD bukan produk pemilu. Hal ini merupakan wewenang partai dan jabatan Ketua DPRD sifatnya penugasan dari partai, karena pada pileg 2019 lalu PKB menjadi pemenang,” ungkapnya.

Imron menambahkan, meski Gus Yani sapaan Akrab Fandi Ahmad Yani dicopot dari jabatan Ketua DPRD, ia tetap menjabat sebagai anggota DPRD Gresik dari partai PKB hingga yang bersangkutan secara resmi mendaftar di KPU sebagai Calon Bupati Gresik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Diketahui, Gus Yani telah mendaftarkan diri untuk maju sebagai bakal calon bupati dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem)

“Salah satu yang menjadi pertimbangan pencopotan Gus Yani, yakni optimalisasi kader dalam mengemban tugas partai. Sedangkan, Gus Yani dinilai partai tidak mampu menjalankan tugas tersebut. Apalagi, Gus Yani secara terang-terangan terus bergerak untuk maju sebagai Calon Bupati pada Pilkada Gresik 2020 melalui rekomendasi parpol lain,” terangnya.

“Rekomendasi dari partai lain itu menjadi bukti administratif kami untuk memberikan sanksi. Saat ini warga PKB Gresik sudah memberikan sanksi moril kepada yang bersangkutan. Sebab, DPP PKB sudah memutuskan mengusung pasangan Mohammad Qosim-Asluchul Alif (QA) di Pilkada Gresik 2020,” tandasnya.

Sementara Mochammad Abdul Qodir mengaku siap melaksanakan surat keputusan dari DPP PKB.

“Saya siap menjalankan perintah partai, untuk menjadi Ketua DPRD Gresik,” ucapnya.

Untuk diketahui, Mochammad Abdul Qodir saat ini merupakan Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) dan saat ini masih menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya