Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin/Net

Politik

Megawati Berencana Regenerasi Total 2024, Pengamat: Mahkota Akan Jatuh Ke Puan Atau Prananda

JUMAT, 24 JULI 2020 | 09:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang sempat menyinggung soal regenerasi total pada 2024 memang merupakan keharusan bagi partai politik.

Jika tidak melakukan regenerasi, justru PDIP akan tertinggal dari partai-partai lainnya yang sudah melakukan regenerasi.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (24/7).


"Partai yang tak melakukan regenerasi, akan terlibas oleh perubahan," kata Ujang Komarudin.

Lebih jauh, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai, regenerasi partai banteng moncong putih ini akan jatuh ke anak-anak Megawati.
Ini tidak jauh berbeda dengan mantan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang melakukan regenerasi ke anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Kemungkinan besar ya ke anaknya. Mega kemungkinan akan berikan mahkotanya ke Prananda atau Puan Maharani. Sama seperti SBY ke AHY.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyinggung soal tahun 2024, yang menurutnya menjadi waktu bagi partai yang dipimpinnya untuk melakukan regenerasi total.

"Saudara-saudara, kita akan melakukan sebuah regenerasi. Dapat dikatakan total pada 2024," kata Megawati saat berpidato dalam acara peresmian 20 kantor PDIP baru di 20 wilayah, yang dilaksanakan virtual, Rabu lalu (22/7).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya