Berita

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Partai Demokrat, Herman Khaeron/Net

Politik

Demokrat Dan PKS Disebut Berbeda Ideologi Dengan PDIP, Herman Khaeron: Saya Belum Paham Maksud Pernyataan Pak Djarot

RABU, 22 JULI 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, yang tidak mau berkoalisi dengan Partai Demokrat dan PKS dalam Pilkada 2020 terus memicu polemik. Djarot beralasan, dua parpol tersebut memiliki ideologi yang bertentangan dengan partainya.

Pernyataan tersebut langsung dikritisi Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Partai Demokrat, Herman Khaeron. Dalam berpolitik, kata Herman Khaeron, seharusnya seluruh elemen masyarakat memiliki cita-cita untuk membangun bangsa bukan partai politik.

“Esensi berpolitik adalah sebagai perwujudan proses demokrasi menuju pada tujuan berbangsa dan bernegara, bukan tujuan partai,” kata Herman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/7).


Anggota Komisi VI DPR RI ini belum mengetahui apakah pernyataan Djarot merupakan sikap politik resmi dari PDIP atau pribadi semata.

“Saya belum memahami arti sebenarnya dari pernyataan emosional Pak Djarot, atau mungkin hanya pernyataan pribadi?” imbuhnya.

Ditambahkan Herman, harusnya politik memiliki etika untuk bergotong-royong membangun persatuan dan kesatuan bangsa, bukan saling mengkotak-kotakan.

Sementara saat disinggung mengenai berapa jumlah daerah atau wilayah yang berkoalisi dengan PDIP, Herman belum dapat memberikannya secara detail.

“Sebelumnya ada (koalisi), untuk pilkada yang akan datang, tapi saya belum cek,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya