Berita

Jajaran pengurus Partai Gelora saat bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara/Ist

Politik

Usai Temui Jokowi Di Istana, Partai Gelora Akan Safari Politik Ke Senayan

SELASA, 21 JULI 2020 | 14:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setelah resmi berbadan hukum, Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora), langsung tancap gas dengan mengunjungi Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Senin Kemarin (21/7).

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah saat dikonfirmasi menjelaskan, pertemuan dengan Presiden tersebut adalah dalam rangka silahturahmi politik.

"Saya ingin menggarisbawahi bahwa pertemuan dengan Presiden adalah silahturahim yang memang kami rencanakan setelah Partai Gelora mendapatkan status Partai dengan badan hukum yang sah," ujarnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/7).


Usai bertemu Presiden, Fahri melanjutkan, Partai Gelora akan melanjutkan safari politik ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Kamis besok.

"Hari Kamis kita akan berencana silahturahmi ke senayan dan selanjutnya adalah Safari kepada pimpinan lembaga negara," jelas Fahri.

Adapun jika pertemuan tersebut ditafsirkan beragam, mantan Pimpinan DPR RI itu tidak mau mengambil pusing.

"Orang bisa memberikan macam-macam interpretasi. Tapi bagi kami, Partai Gelora, ini adalah peristiwa sederhana," tegasnya.

"Jadi yang kita lakukan adalah silahturahim dan pengenalan ide. Karena itu safari memperkenalkan diri dan ada ide-ide di dalamnya adalah satu keniscayaan yang harus dilakukan," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya