Berita

Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Sekjen PAN: Jadi Menteri Lagi, Rasanya Bukan Ambisi Pak Zulhas

SELASA, 21 JULI 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sempat membahas masalah pemulihan ekonomi adalah dalam rangka memberi masukan kepada Kepala Negara.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PAN, Eddy Soeparno saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (21/7).

"Pembahasan kami dengan Bapak Presiden justru berfokus pada upaya penanganan pemulihan ekonomi agar pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ke 3 akan positif. PAN memberikan banyak masukan terkait hal tersebut. Dan alhamdulillah Bapak Presiden mengapresiasi masukan kami," ujar Eddy Soeparno.


Oleh karena itu, analisis pengamat politik yang menyatakan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) bisa didapuk jadi Menteri Koperasi dan UMKM jika terjadi reshuffle Kabinet Indonesia Maju, dinilai keliru.

"Saya kira analisis tersebut keliru," kata Eddy Soeparno.

Lagipula, sambungnya, Zulkifli Hasan telah malang melintang dalam perjalanan karir politiknya. Dia pernah menjadi menteri era presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menjadi Ketua Fraksi PAN DI DPR RI hingga Ketua MPR RI dan sekarang masih menjabat Wakil Ketua MPR RI.

"Jadi, untuk menjadi Menteri kembali rasanya bukan aspirasi apalagi ambisi Pak Zul," demikian Eddy Soeparno.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, pertemuan tersebut sarat dengan wacana reshuffle kabinet yang mencuat beberapa waktu lalu.

"PAN merapat ke Istana jika ada reshuffle akan diganjar satu kursi menteri. Barter politik dan barter kepentingan serta barter jabatan sudah biasa kita lihat di dunia politik kita," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (21/7).

Menurut Ujang, pengakuan pengurus PAN yang menyatakan hanya membahas ekonomi dan UMKM di tengah pandemik Covid-19 diyakini lebih dari itu.

"Isunya kan bahas UMKM. Namun tak mungkin hanya bahas itu. Tak mungkin hanya bahas ekonomi dan UMKM," tuturnya.

"Apa hubungannya Zulhas dengan ekonomi dan UMKM? Atau bisa juga Zulhas akan jadi Menteri Koperasi dan UMKM menggantikan Teten Masduki jika ada reshuffle nanti," imbuh Ujang Komarudin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya