Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Vaksin Sinovac Uji Klinis Di Indonesia, Politikus PDIP: Pantas Diapresiasi

SELASA, 21 JULI 2020 | 10:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Meski tak lepas dari kritik, masuknya vaksin Covid-19 yang diproduksi perusahaan asal China, Sinovac, tetap mendapat sambutan baik dari kalangan politisi.

Vaksin produksi Sinovac tersebut masuk ke Indonesia untuk dilakukan uji klinis tahap III di tanah air.

Anggota Komisi IX DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Rahmad Handoyo, menyampaikan apresiasinya terhadap vaksin Covid-19 yang didatangkan dari China ke Indonesia.


"Ya tentu ini kita sambut baik," ujar Rahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/7).

Dia menerangkan, Sinovac dan lembaga Eijkman serta lembaga farmasi lain di dunia telah bekerjasama membuat vaksin untuk Covid-19 ini.

"Namun, yang pantas kita apresiasi, ada tiga lembaga dunia yang sudah maju dan lebih dulu dalam hal penelitiannya. Sudah mulai tiga lembaga, yang salah satunya Sinovac, lebih dulu maju dengan uji coba tahap III," katanya.

Kebetulan, lanjut Rahmad, Indonesia melalui PT Bio Farma sudah bekerja sama dengan Sinovac untuk membuat vaksin ini. Karena itulah, Indonesia ditunjuk sebagai lokasi uji vaksin tahap III.

"Kenapa? Karena Indonesia sudah kerja sama. Jadi nanti kerja sama dengan Bio Farma," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya