Berita

Ketua Fraksi PPP DPR RI Amir Uskara/RMOL

Politik

Percepat Pemulihan Ekonomi Imbas Corona, PPP Minta Pemerintah Genjot Realisasi Stimulus UMKM

SENIN, 20 JULI 2020 | 19:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam menghadapi resesi ekonomi, pemerintah diminta memperbesar stimulus ekonomi kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Sebabnya, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi karena mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja nasional.

Begitu yang dikatakan Ketua Fraksi PPP DPR RI Amir Uskara lewat keterangan persnya, Senin (20/7).


Dia menambahkan, jika berkaca pada krisis 1998 lalu, maka motor pemulihan ekonomi adalah pelaku usaha kecil dan mikro.

Atas dasar hal itu, pemerintah perlu memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, misalnya pemberian kredit modal kerja, atau yang lebih inovatif, yakni BUMN porsi serapan produk UMKM-nya ditingkatkan.

“Jika BUMN mampu menyerap produk UMKM lebih besar, ada daya tarik UMKM untuk menambah kapasitasnya, hal ini juga akan membuat pelaku UMKM naik kelas,” katanya.

Selain itu, kata Amir, pemerintah perlu mempercepat realisasi stimulus dunia usaha. Pemberian berbagai macam insentif pajak harus disertai dengan kemudahan akses bagi pengusaha.

Pasalnya, selama ini prosedur memproleh keringanan pajak relatif rumit.

“Jadi ketika stimulus dunia usaha baru cair 6,8 persen, saya melihat ada masalah dalam administrasinya. Sebab itu harapannya dapat dipermudah, sehingga pelaku usaha bisa cepat menyerap kembali karyawan yang di PHK,” bebernya.

Menurutnya, hal yang tidak kalah penting pemerintah juga perlu menjaga agar jumlah orang miskin baru akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pekerja yang dirumahkan tidak meningkat.

Kata Amir Uskara, bantuan sosial (Bansos) perlu diperluas penerimanya.

“Data harus lebih tepat sasaran, jadi yang menerima benar-benar yang membutuhkan. Koordinasi antara pusat dan daerah juga harus di optimalkan. Kami berharap adanya Komite Pemulihan Ekonomi bisa mempercepat proses dan kebutuhan regulasi bantuan sosial,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

UPDATE

Pemulihan Pasien Pasca-Stroke Lewat Teknologi Robotik, Siapa Takut?

Sabtu, 07 Februari 2026 | 20:03

10 Film Hollywood Dirilis Sepanjang 2026, Ada Spider-Man hingga Avengers: Doomsday

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:43

Huntara Bener Meriah Ditargetkan Siap Huni Jelang Ramadan

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:21

Perbaikan Program MBG untuk Indonesia Emas Menggema di Yogyakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 19:00

BNI Lanjutkan Aksi Bersih Pantai dengan Dukungan Sarana TPS3R Sekar Tanjung di Bali

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:54

Masuk Angin Vs GERD, Obat Herbal Tak Selalu Aman

Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:09

Prabowo Curhat Tiap Mau Berantas Korupsi Ada Kerusuhan dan Adu Domba

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:51

PDIP Ajak Teladani Perjuangan Fatmawati Soekarno

Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:15

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai Mertasari

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:48

Kawal Ketat Pergub Penggunaan Air Tanah di Gedung Jakarta

Sabtu, 07 Februari 2026 | 16:27

Selengkapnya