Berita

Aksi damai masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Sound System, Tata Rias, dan Pekerja Seni Jombang/RMOLJatim

Nusantara

Rama-ramai Gelar Aksi Damai, Pekerja Seni Jombang: Izinkan Kami Gelar Kegiatan

SENIN, 20 JULI 2020 | 16:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sepanjang Jalan Wahid Hasyim, Kabupaten Jombang, Senin (20/7), mendadak berubah menjadi lautan sound system dan massa. Dentuman alunan musik menggelegar sepanjang jalan mengiringi jalannya aksi unjuk rasa damai pelaku usaha sound system dan pekerja seni hiburan se-Jombang.

Mereka meminta agar diperbolehkan menggelar kegiatan yang selama ini vakum atau terhenti, semenjak adanya pandemik Covid-19 empat bulan lamanya. Sehingga membuat tidak adanya pemasukan sebagian besar pelaku usaha dan pekerja seni tersebut.

Aksi massa yang tergabung dalam Paguyuban Sound System, Tata Rias, dan Pekerja Seni Jombang dimulai dari pendopo kota. Di pendopo perwakilan massa aksi diterima dengan baik oleh Bupati Jombang beserta jajaran di ruang Swagata untuk berdialog tentang aspirasi yang disampaikan.


Bupati Jombang, HJ Mundjidah Wahab menyampaikan, pihaknya sangat terbuka dan sangat kooperatif dalam menerima aspirasi masyarakat.

“InsyaAllah semua saran dan aspirasinya sudah kita tampung dan akan di Koordinasikan dengan Forkopimda serta Gugus Tugas Kabupaten Jombang,” tuturnya, dilansir Kantor Berita RMOLJatim.

Usai diterima Bupati Jombang, massa aksi kembali turun ke jalan dengan sound system yang diangkut kendaraan menuju Kantor DPRD setempat. Alunan musik dan atraksi seni jaranan kuda lumping turut menghiasi jalannya aksi damai tersebut.

Di depan Kantor DPRD Jombang, pengunjuk rasa lansung ditemui oleh Ketua DPRD, Masud Zuremi, dan Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho. Tuntutan aksi masih sama yakni meminta agar diberikan izin menggelar kegiatan dan bersiap menyambut new normal.

“Izinkan kami menggelar kegiatan, sesuai dengan yang disampaikan Bupati Jombang tadi sewaktu audiensi, Agustus sudah bisa berkegiatan. Kita menunggu itu, dan sambut new normal dengan tetap dengan protokol kesehatan,” ujar Fatah Rochim dalam orasinya di depan Kantor DPRD.

Sedangkan, Masud Zuremi dalam sambutannya menyampaikan bahwa dua minggu yang lalu sudah dikordinasikan dengan pemerintah daerah tentang kondisi pekerja seni dan hiburan yang juga terdampak Covid-19.

“Sebagai wakil rakyat, siap di depan masyarakat dan kita akan perjuangkan. Dan mendorong Bupati Jombang agar segera mengeluarkan edaran yang baik dan diterima oleh masyarakat. Dengan tetap patuh protokol kesehatan, semoga kita selalu mendapat perlindungannya,” pesannya.

Sementara Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho, mengimbau agar masyarakat tetap memakai masker dan protokol kesehatan. Apapun yang menjadi keputusan pemerintah daerah akan disampaikan kepada masyarakat.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya