Berita

Wasekjen Partai Demokrat, Jansen Sitindaon/Net

Politik

Demokrat Desak Terawan Buka-bukaan Data Stok Ventilator Untuk Tangani Pasien Covid-19 Di Indonesia

SENIN, 20 JULI 2020 | 13:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto diminta buka-bukaan menjelaskan kepada publik terkait berapa banyak ventilator yang tersebar di sejumlah RS di tiap-tiap Provinsi setelah pandemik virus corona baru (Covid-19) empat bulan menjangkiti Indonesia.

Sebabnya, besaran anggaran negara untuk penanganan Covid-19 telah digelontorkan secara jor-joran karena didukung Perppu 1/2020 yang kini menjadi UU 2/2020.

Demikian ditegaskan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demorkat Jansen Sitindaon dalam cuitan akun Twitter pribadinya, Senin (20/7).


"Kepada Yth @KemenkesRI. Saya ingin tanya: setelah Corona ini berjalan 4 bulan lebih dan anggarannya tlah kita setujui di Perppu, sudah berapa banyak sekarang Ventilator yang ada di rumah-rumah sakit di Indonesia, khususnya di RS-RS rujukan Corona? Totalnya ada berapa dan sebarannya di tiap provinsi?" kata Jansen Sitindaon.

Menurut Jansen, ketersediaan ventilator ini menjadi salah satu kunci penanganan pasien Covid-19. Karenanya, alat ventilator mesti diperbanyak dan difasilitasi oleh negara.

"Ventilator ini penting karena inilah alat yang bisa membantu pasien bertahan hidup sampai paru-parunya lebih baik. Apalagi di tengah situasi tiap hari pasien positif corona terus bertambah," tegasnya.

"Mendesak alat ini diperbanyak! Karena bisa membuat banyak nyawa selamat dan menekan angka kematian," imbuh Jansen.

Atas dasar itu, Jansen Sitindaon berharap, pertanyaannya tersebut segera direspons oleh Menkes Terwan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjend Doni Monardo. Mengingat, betapa pentingnya alat ventilator tersebut bagi pasien penderita Covid-19.  

"Saya berharap pertanyaan ini dijawab Dr Terawan dan jajaran @KemenkesRI. Pihak Gugus Tugas @BNPB_Indonesia juga bisa menjawabnya disela-sela konpers yang dilakukan tiap hari," tekannya.

Selain untuk menangani Corona, kata Jansen, kedepannya ventilator-ventilator ini juga bisa dipakai di ICU di sejumlah RS yang ada di Indonesia.

"Sekali lagi kami sampaikan: sebagai rakyat Indonesia dan partai yang ikut setujui anggaran Covid, kami @PDemokrat bertanya: sudah berapa banyak tambahan ventilator ini yang dibeli pemerintah? Sekaligus jumlahnya ditiap Propinsi. Karena alat inilah salah satu kunci menekan kematian Covid-19," demikian Jansen Sitindaon.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya